Video Aktor Arab Lamar Wanita Berhijab Jadi Kontroversi, Kenapa?

Silmia Putri - wolipop Jumat, 06 Apr 2018 18:58 WIB
Video Lamaran Aktor Arab Jadi Viral. Foto: Istimewa
Jakarta - Momen dilamar kekasih biasanya jadi momen yang paling ditunggu-tunggu wanita. Apalagi jika sang pria melamar secara romantis di hadapan banyak orang. Gambaran seperti ini memang sering kita tonton di acara televisi.

Momen romantis itu tapi tidak berlaku di Arab. Baru-baru ini, sebuah video seorang aktor asal Arab Ahmed Khamis melamar teman kuliahnya bernama Mashael al-Shehy.

Sekilas, video tersebut tampak normal saja. Ahmed Khamis mengungkapkan niat seriusnya kepada sang hijabers. Ia pun tak lupa memberikan buket bunga sebelum memperlihatkan cincin untuk wanita yang ia cintai.

Video Aktor Arab Lamar Wanita Berhijab Jadi Kontroversi, Kenapa?Video Lamaran Aktor Arab Jadi Viral. Foto: Istimewa

"Ketika pertama kali bertemu dengan wanita ini, ia tak peduli tentang latar belakang saya atau penampilan saya. Ia hanya peduli pada karakter saya," ungkapnya di hadapan banyak orang.

Kata-kata manis ini tentu mengundang decak kagum para penontonnya. Apalagi, Ahmed Khamis tidak langsung memasangkan cincin ke jemari Mashael.

"Saya tidak akan memasangkan langsung cincin ini di jarinya, karena tradisi dan normal. Tapi saya akan menyerahkan ini untuknya, dan memakai punya saya," ungkapnya.



Video manis ini tersebar dengan cepat melalui media sosial. Tapi sayangnya, tak semua orang suka dengan video itu. Netizen yang berasal dari Arab menyayangkan proses lamaran yang tak sesuai dengan tradisi.

"Kelakuan macam apa ini? Apakah perempuan ini tidak punya keluarga? Untuk apa kamu menyebarkan video seperti ini di sosial media?" tulis akun bernama Ayesha Alkash di Twitter.

Namun banyak pula yang membela pasangan tersebut. "Mereka tidak melakukan sesuatu yang salah. Kenapa respons kalian sangat berlebihan?" tulis akun bernama Totti Alroqi.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi memiliki aturan yang cukup ketat dalam hubungan pria dan wanita. Seharusnya, seorang pria meminta restu nikah dari orang tua wanita terlebih dahulu. (sil/sil)