Pertamakalinya, Kompetisi Renang Inggris Izinkan Hijabers Pakai Burkini
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 06 Mar 2017 12:00 WIB
Jakarta
-
Wanita berhijab banyak yang terjun ke dunia olahraga. Sayangnya dalam beberapa bidang olahraga ada peraturan yang tidak memberikan izin untuk mengenakan jilbab, termasuk renang. Beberapa wanita dewasa maupun anak perempuan muslim pun masih mengalami pelarangan pemakaian burkini atau baju renang yang tertutup dari kepala sampai kaki kecuali wajah biasa dikenakan hijabers.
Adanya larangan tersebut membuat sejumlah wanita di berbagai negara tidak bisa mengikuti kompetisi renang walaupun mereka punya potensi untuk menang. Namun kini ada kabar gembira bagi para hijabers pecinta renang di Inggris karena telah resmi diizinkan mengenakan baju renang untuk muslim.
Dilansir dari Telegraph, para peserta untuk kompetisi perenang amatir sekarang diizinkan memakai burkini. Ini telah diresmikan oleh The Amateur Swimming Association (ASA). Perizinan tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dari Muslim Women's Sport Foundation, Inggris.
Meski kini sudah ada peraturan menggunakan burkini namun setiap perenang wajib lapor terlebih dahulu kepada wasit sebelum berkompetisi. Wasit akan mengecek lebih lanjut apakah ada kecurangan dalam pilihan busana tersebut atau tidak. Namun perenang tidak perlu menjelaskan alasan mengapa ia memilih menggunakan burkini.
Dengan adanya peraturan baru itu diharapkan semakin banyak wanita muslim yang mengambil olahraga renang. Seperti yang diungkapkan oleh Chris Bostock selaku ketua dari ASA.
"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk kompetisi renang di Inggris dan salah satu yang kami harapkan bisa mendorong lebih banyak orang untuk mengikutinya. Kami ingin semua orang bisa mengeluarkan potensi mereka. Mewakili kompetisi renang nasional, dengan mengubah aturan-aturan ini berharap bisa mendorong generasi baru untuk mencintai renang," ujar Chris.
Sementara Rimla Akhtar yang merupakan perwakilan dari Muslim Women's Sport Foundation menjelaskan kalau saat ini partisipasi wanita muslim dalam olahraga meningkat pesat. Oleh karena itu, ia dan tim berusaha untuk memudahkan para wanita muslim agar bisa terus mengeksplor bakatnya.
"Sangat penting bahwa badan yang mengaturnya bisa menyesuaikan dengan pilihan mereka. MWSF merasa senang dan berterimakasih kepada ASA untuk hal ini. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk memastikan bahwa keputusan ini juga bisa diadopsi ke tingkat yang lebih tinggi lagi baik nasional maupun internasional," papar Rimla.
Ingin ikut Umrah gratis dan hadiah uang tunai total ratusan juta rupiah? Yuk, ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017! Daftar DI SINI. (ays/ays)
Adanya larangan tersebut membuat sejumlah wanita di berbagai negara tidak bisa mengikuti kompetisi renang walaupun mereka punya potensi untuk menang. Namun kini ada kabar gembira bagi para hijabers pecinta renang di Inggris karena telah resmi diizinkan mengenakan baju renang untuk muslim.
Dilansir dari Telegraph, para peserta untuk kompetisi perenang amatir sekarang diizinkan memakai burkini. Ini telah diresmikan oleh The Amateur Swimming Association (ASA). Perizinan tersebut dilakukan setelah adanya permintaan dari Muslim Women's Sport Foundation, Inggris.
Foto: Ahida |
Meski kini sudah ada peraturan menggunakan burkini namun setiap perenang wajib lapor terlebih dahulu kepada wasit sebelum berkompetisi. Wasit akan mengecek lebih lanjut apakah ada kecurangan dalam pilihan busana tersebut atau tidak. Namun perenang tidak perlu menjelaskan alasan mengapa ia memilih menggunakan burkini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk kompetisi renang di Inggris dan salah satu yang kami harapkan bisa mendorong lebih banyak orang untuk mengikutinya. Kami ingin semua orang bisa mengeluarkan potensi mereka. Mewakili kompetisi renang nasional, dengan mengubah aturan-aturan ini berharap bisa mendorong generasi baru untuk mencintai renang," ujar Chris.
Sementara Rimla Akhtar yang merupakan perwakilan dari Muslim Women's Sport Foundation menjelaskan kalau saat ini partisipasi wanita muslim dalam olahraga meningkat pesat. Oleh karena itu, ia dan tim berusaha untuk memudahkan para wanita muslim agar bisa terus mengeksplor bakatnya.
"Sangat penting bahwa badan yang mengaturnya bisa menyesuaikan dengan pilihan mereka. MWSF merasa senang dan berterimakasih kepada ASA untuk hal ini. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk memastikan bahwa keputusan ini juga bisa diadopsi ke tingkat yang lebih tinggi lagi baik nasional maupun internasional," papar Rimla.
Ingin ikut Umrah gratis dan hadiah uang tunai total ratusan juta rupiah? Yuk, ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017! Daftar DI SINI. (ays/ays)
Elektronik & Gadget
Bikin Sejuk Dimanapun Kamu! Intip 3 Rekomendasi Kipas Mini Portable Di Bawah 200 Ribu
Hobbies & Activities
4 Novel Ini Menggugah Rasa dan Pikiran, Layak Dibaca Sekali Seumur Hidup
Elektronik & Gadget
Vivo iQOO 15: Flagship Baru Super Kencang dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 & Layar 144Hz
Elektronik & Gadget
KiiP Wireless EW56: Power Bank Magnetik yang Bikin Hidup Lebih Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Modest Fashion & Art Trade Show, 9 Negara Satukan Estetika Modest di Turki
Jakarta Modest Summit 2025
Ini Rahasia Brand Modest Damakara & Khaanan Indonesia Tembus Eropa & Amerika
Desainer Vivi Zubedi Kirimkan 300 Busananya untuk Korban Bencana Sumatera
Jakarta Modest Summit 2025
Ini Rahasia di Balik Melonjaknya Penjualan Brand: Afiliator, Bukan Influencer
Jakarta Modest Summit 2025
Trik Ria Ricis Raup Cuan Maksimal dari Affiliate,12 Jam Konsisten Live
Most Popular
1
9 Aktor Drama China Pendek yang Wajah Gantengnya Sering Muncul di HP
2
Gelar Miss Universe Finland 2025 Dicopot Usai Unggahan Rasis
3
Putih Jadi Warna 2026, Pantone Dihujani Kritik dan Tuduhan Tonedeaf
4
Gaya Sederhana Prilly Latuconsina Hadiri Pernikahan Fans, Anting Rp 35 Ribu
5
8 Cara Menyadarkan Teman yang Cinta Buta, Tanpa Merusak Persahabatan
MOST COMMENTED












































Foto: Ahida