Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ingin Dikritik Jadi Alasan Shafira Ikut Fashion Show di New York

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 03 Sep 2015 11:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina Yulistara/Wolipop
Jakarta - Kini semakin banyak desainer serta brand busana muslim yang mengikuti pagelaran di New York, Amerika. Beberapa di antaranya berharap bisa semakin meningkatkan eksistensi mereka di industri fashion. Salah satunya Shafira yang juga akan pamer karya di New York pada September ini.

Label yang telah berdiri selama 26 tahun itu menjadi salah satu peserta fashion show di New York Couture Fashion Week (CFW) yang berlangsung pada 12 September mendatang. Kepergiannya ke New York tidak hanya untuk meningkatkan eksistensi namun juga ingin dikritik.

Komisaris Shafira Corporation Gilarsi Wahyu Setiono, berharap bisa mendapatkan kritik yang tajam untuk membangun Shafira agar lebih baik lagi ke depannya. Menurutnya, Amerika merupakan negara yang tepat untuk mendapatkan saran terbaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biarkan kita belajar dan dapat feedback di sana. New York itu orang-orangnya sangat critical, kritik mereka luar biasa tajam. Dengan dapat kritik itu akan membangun kita untuk bisa lebih baik lagi hingga produk kita dicintai masyarakat dunia dan menjadi leader fashion market dunia. Berbeda dengan Paris dan Milan yang tak setajam masyarakat Amerika," jelas Wahyu saat berbincang di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2015).

Baca juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

Selain mendapatkan feedback dari masyarakat Amerika, Wahyu juga berharap dengan fashion show di negeri Paman Sam itu bisa membantu pemerintah mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi kiblat fashion muslim dunia di 2020. Oleh sebab itu, Shafira juga membawa kain tradisional khas Sumatera Barat, songket Silungkang.

Songket tersebut memiliki keindahan motif yang membuat penampilan wanita terlihat glamour terutama Shafira memilih kain yang berpalet dasar hitam dan silver. Belum ditambah taburan kristal Swarovski di beberapa bagiannya. Materialnya yang tebal dan kaku diseimbangkan dengan sifon.

Gubernur Sumatera Barat Dr. Drs. Reydonnyzar Moenek, M, yang hadir saat acara Shaira mengatakan songket dari daerahnya bisa terangkat dan dikenal oleh dunia. Bahkan ia juga mengharapkan songket bisa menjadi busana nasional kedua setelah batik.

"Dengan dorongan untuk ikut kontes di New York semoga bisa mengembangkan potensi budaya bukan hanya alam tapi juga ekonomi kreatif. Saya juga berharap songket bisa menjadi batik kedua bagi nasional kita," ujar Reydonnyzar.




(aln/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads