Kesabaran Lindswell Kwok Hadapi Tuduhan 'Anak Durhaka' dari Netizen
Silmia Putri - wolipop
Selasa, 14 Mei 2019 08:17 WIB
Jakarta
-
Keputusan mantan atlet wushu, Lindswell Kwok untuk memeluk agama Islam dan berhijab, menuai pro-kontra warganet. Tak sedikit orang-orang yang berkomentar buruk di media sosial.
Keadaan tersebut dipicu karena perbedaan keyakinan antara Lindswell dan keluarganya, sehingga ia harus menyembunyikan identitas agama selama kurang lebih dua tahun. Hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar Lindswell Kwok dalam berhijrah.
"Memang berat sih, apalagi waktu orang-orang menghakimi, jadi mereka cuma tahu cerita sepotong tapi menghakimi lebih dari yang mereka tahu. Sedih pasti. Tahu cerita sepotong, tapi menghakimi, lebih dari yang dia tahu," tutur Lindswell kepada Wolipop, di kawasan Tangerang, Banten, Jumat (10/5/2019).
Ia mengungkap komentar paling menusuk hatinya adalah kata-kata 'Anak Durhaka'. Tidak sedikit pun maksud apalagi niat di hati Lindswell untuk menjadi anak durhaka. Ia mengaku sangat dekat dengan kedua orang tuanya.
"Aku paling sedih pas dibilang 'anak durhaka, nggak peduli sama orang tua'. Kan kamu (netizen) nggak melihat bagaimana aku di rumah. Kenapa orang tua aku bisa sesedih itu. Kalau memang aku anak yang durhaka dan tidak disukai orang tua, mungkin orang tuaku bakal 'yaudah deh terserah kamu gimana', gitu," ungkap peraih medali emas di Asian Games 2018 ini.
Di tengah keterpurukan itu, Lindswell dikuatkan oleh sahabatnya. Ia diingatkan untuk tetap mengharap ridha Allah dan tidak mengambil hati perkataan orang.
"Tapi di-support sama orang-orang terdekat. 'Udahlah, emang kaya gitu. Buat apa ngarepin ridhonya orang, lebih baik mengharap ridho Allah'. Tapi ya gimana kan keliatan ya (komentar di media sosial)," tuturnya.
Suaminya, Achmad Hulaefi juga berperan besar untuk membuat Lindswell tetap semangat. Ulae, sapaan akrabnya berusaha mengalihkan perhatian Lindswell dari komentar buruk di media sosial, kepada kegiatan yang positif seperti bisnis atau mengurus rumah.
"Keluarga suami juga ngingetin, ini konsekuensinya. Walau bagaimanapun kata orang, kata keluarga, kamu harus tetep baik. Kamu jangan ngamuk. Kontrol diri, karena bagaimanapun itu, pasti keluarga sakit hati, marah, jadi kamu nggak boleh marah balik," tutup Lindswell.
Lindswell Sudah Mualaf Hampir Dua Tahun:
(sil/sil)
Keadaan tersebut dipicu karena perbedaan keyakinan antara Lindswell dan keluarganya, sehingga ia harus menyembunyikan identitas agama selama kurang lebih dua tahun. Hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar Lindswell Kwok dalam berhijrah.
"Memang berat sih, apalagi waktu orang-orang menghakimi, jadi mereka cuma tahu cerita sepotong tapi menghakimi lebih dari yang mereka tahu. Sedih pasti. Tahu cerita sepotong, tapi menghakimi, lebih dari yang dia tahu," tutur Lindswell kepada Wolipop, di kawasan Tangerang, Banten, Jumat (10/5/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lindswell Kwok sering di-bully netizen, tapi berusaha sabar dan tidak melawan. Foto: Ari Saputra |
Ia mengungkap komentar paling menusuk hatinya adalah kata-kata 'Anak Durhaka'. Tidak sedikit pun maksud apalagi niat di hati Lindswell untuk menjadi anak durhaka. Ia mengaku sangat dekat dengan kedua orang tuanya.
"Aku paling sedih pas dibilang 'anak durhaka, nggak peduli sama orang tua'. Kan kamu (netizen) nggak melihat bagaimana aku di rumah. Kenapa orang tua aku bisa sesedih itu. Kalau memang aku anak yang durhaka dan tidak disukai orang tua, mungkin orang tuaku bakal 'yaudah deh terserah kamu gimana', gitu," ungkap peraih medali emas di Asian Games 2018 ini.
Di tengah keterpurukan itu, Lindswell dikuatkan oleh sahabatnya. Ia diingatkan untuk tetap mengharap ridha Allah dan tidak mengambil hati perkataan orang.
"Tapi di-support sama orang-orang terdekat. 'Udahlah, emang kaya gitu. Buat apa ngarepin ridhonya orang, lebih baik mengharap ridho Allah'. Tapi ya gimana kan keliatan ya (komentar di media sosial)," tuturnya.
Lindwswell Kwok memakai busana dari label Kianne miliknya. Foto: Ari Saputra |
Suaminya, Achmad Hulaefi juga berperan besar untuk membuat Lindswell tetap semangat. Ulae, sapaan akrabnya berusaha mengalihkan perhatian Lindswell dari komentar buruk di media sosial, kepada kegiatan yang positif seperti bisnis atau mengurus rumah.
"Keluarga suami juga ngingetin, ini konsekuensinya. Walau bagaimanapun kata orang, kata keluarga, kamu harus tetep baik. Kamu jangan ngamuk. Kontrol diri, karena bagaimanapun itu, pasti keluarga sakit hati, marah, jadi kamu nggak boleh marah balik," tutup Lindswell.
Lindswell Sudah Mualaf Hampir Dua Tahun:
(sil/sil)
Tags
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Wanita Dulu Kelaparan, Kini Pemilik 36 Agensi Model di Indonesia
Intimate Interview
Kisah Wanita Sarjana Peternakan Sukses Bangun Brand Busana dan Hijab Anak
Miss Universe Indonesia 2025
Profil Mahasiswi Kedokteran UI, Finalis Berhijab di Miss Universe Indonesia
Intimate Interview
Hijabers Ini Raup Omzet Ratusan Juta dari Bisnis Daster, Awalnya Jual Pulsa
Hijab Hunt
Kisah Inspiratif Nabila, Alumni Hijab Hunt Kini Jadi Desainer Modest Fashion
Most Popular
1
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
2
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
3
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
4
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
5
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
MOST COMMENTED












































Lindswell Kwok sering di-bully netizen, tapi berusaha sabar dan tidak melawan. Foto: Ari Saputra
Lindwswell Kwok memakai busana dari label Kianne miliknya. Foto: Ari Saputra