Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Rambut Rontok Setiap Hari? Ini Batas Normal dan Tanda Waspada

Adinda Salma - wolipop
Kamis, 03 Sep 2026 09:30 WIB
...
Ilustrasi rambut rontok
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Jangan terburu-buru panik saat melihat gumpalan rambut di sisir atau lantai kamar mandi. Dalam banyak kasus, helai-helai yang berjatuhan tersebut hanyalah bentuk pembersihan rutin sekaligus bagian dari siklus regenerasi alami tubuh kamu.

Namun bagaimana kita tahu mana batas kerontokan harian yang wajar dengan gejala rontok yang parah? Garis batas antara keduanya memang sering kali membingungkan. Meski konsultasi ke dokter kulit tetap menjadi langkah terbaik, memahami pola kerontokan pribadi dapat membantu kamu menilai kondisi kesehatan rambut secara lebih objektif tanpa terjebak cemas berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siklus Alami dan Batas Toleransi Kerontokan Rambut

Siklus pertumbuhan rambut manusia terus berputar secara konsisten sepanjang hidup, mulai dari fase tumbuh (anagen), transisi (catagen), istirahat (telogen), hingga fase pelepasan atau kerontokan.

"Rontok ringan adalah hal yang sangat normal dan merupakan bagian dari siklus hidup rambut," jelas dokter kulit bersertifikasi, Dr. Amy McMichael seperti dikutip dari Martha Stewart.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, dokter kulit Dr. Dhaval Bhanusali menambahkan bahwa kerontokan di luar faktor genetik dapat dipicu oleh stres, penyakit, kekurangan nutrisi, kondisi autoimun, gangguan tiroid, hingga gaya rambut yang memberikan tarikan terlalu kuat pada akar rambut.

Dr. Amy menjelaskan bahwa rambut rontok normal antara 50 hingga 100 helai per hari. Namun, angka ini sangat dipengaruhi oleh ketebalan dan panjang rambut masing-masing individu.

Ahli trikologi (spesialis rambut dan kulit kepala), David Kingsley, mengingatkan bahwa rentang angka tersebut bukan patokan mutlak. Yang terpenting adalah membandingkan tingkat kerontokan kamu dari waktu ke waktu.

"Jika kamu memantau rambut selama beberapa minggu dan mencatat rata-rata kerontokan 90 helai per hari, angka tersebut mungkin masih masuk kisaran 'normal'. Namun, jika biasanya kamu hanya kehilangan 45 helai per hari, jumlah 90 helai berarti dua kali lipat dari rata-rata personal kamu. Ini bisa menjadi sinyal adanya kerontokan berlebihan," terang David.

Pemicu Rambut Tampak Rontok Lebih Banyak

Rambut rontok usai melahirkan

Foto: Getty Images/Doucefleur

Penampakan helai rambut yang rontok sangat dipengaruhi oleh kebiasaan perawatan harian kamu:

- Frekuensi Menyisir

Menyisir rambut secara teratur membuat rontokan terbuang bertahap sehingga tampak sedikit di sisir. Sebaliknya, jika jarang menyisir, helai rambut yang sudah lepas dari folikel akan tertahan di kepala dan terlepas sekaligus dalam jumlah banyak saat akhirnya disisir.

- Saat Keramas

Kamar mandi menjadi titik kerontokan paling mencolok. Menurut David, sekitar 75% hingga 80% dari total kerontokan harian memang terjadi saat mencuci rambut.

- Panjang dan Ketebalan Rambut

Dr. Amy menuturkan bahwa pemilik rambut panjang dan tebal secara visual akan melihat volume rontokan yang jauh lebih menumpuk dibanding pemilik rambut pendek atau tipis, meskipun jumlah helainya sama.

- Hindari Kebiasaan Menyisir dengan Jari secara Berlebihan

Banyak orang memiliki kebiasaan menyisir rambut menggunakan jari tangan untuk mendeteksi kerontokan. Dr. Amy menyebutkan bahwa kehilangan 5 hingga 8 helai saat menyisir jari adalah hal lumrah, tergantung tekstur rambut, produk yang digunakan, dan tingkat stres.

Namun, David mengingatkan agar tidak menjadikan tindakan menarik-narik rambut ini sebagai tolak ukur. Selain tidak akurat, kebiasaan ini dapat memicu kecanduan perilaku dan merusak folikel rambut.

"Saya sering menemukan orang yang menarik rambutnya, dan jika tidak ada yang rontok pada percobaan pertama, mereka akan mengulanginya 4-5 kali sampai ada rambut yang terlepas. Seolah-olah mereka terus mencari bukti bahwa rambut mereka rontok," kata David.

(eny/eny)
...
Hide Ads