Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Rutin Makan Alpukat Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Selasa, 01 Sep 2026 05:30 WIB
...
Ilustrasi wanita memegang alpukat.
Foto: Getty Images/Lordn
Jakarta -

Kita mungkin sudah tidak asing dengan ungkapan "an apple a day keeps the doctor away", yang menggambarkan betapa baiknya rutin mengonsumsi buah untuk kesehatan.

Nah, bagaimana jika apel digantikan dengan alpukat? Ungkapan "an avocado a day" mungkin terdengar tidak biasa, tetapi penelitian terbaru menemukan bahwa makan satu alpukat setiap hari, bisa memberi manfaat yang baik untuk kesehatan.

Alpukat sudah lama dikenal sebagai salah satu buah yang kaya nutrisi. Konsumsi alpukat juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk membantu menjaga kualitas tidur dan kesehatan pencernaan. Kini, penelitian terbaru menemukan manfaat lain dari buah dengan citarasa creamy ini. kebiasaan makan satu buah alpukat setiap hari bisa menjaga jantung tetap sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Lipidology ini dilakukan oleh tim peneliti dari Department of Nutritional Sciences, Penn State. Mereka menganalisa data dari Habitual Diet and Avocado Trial, melibatkan responden yang mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari selama enam bulan atau tetap menjalani pola makan seperti biasanya.

Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi alpukat secara rutin bisa menurunkan konsentrasi partikel low-density lipoprotein (LDL) dalam tubuh. Penurunan tersebut dikaitkan dengan sekitar 4 persen lebih rendahnya risiko penyakit jantung, meskipun berat badan dan lingkar pinggang peserta tidak mengalami perubahan.

ADVERTISEMENT

Selama ini, LDL atau yang sering disebut sebagai kolesterol "jahat" memang dikenal sebagai salah satu faktor yang berkaitan dengan penyakit jantung. Penelitian ini juga melihat jumlah partikel LDL, bukan hanya kadar kolesterol LDL secara keseluruhan.

Menurut Janhavi Damani, penulis utama penelitian, dua orang bisa saja memiliki kadar kolesterol LDL yang sama, tetapi jumlah dan ukuran partikel LDL dalam tubuh mereka berbeda.

"Bayangkan ada dua orang yang sama-sama memiliki kadar kolesterol LDL yang tinggi," ujar Janhavi, seperti dikutip dari New York Post.

Avocado on old wooden table in bowl. Halfs of avocados fresh fruits healthy food.Foto: iStock

"Orang A membawa kolesterolnya dalam jumlah partikel LDL yang lebih sedikit dan berukuran lebih besar, sedangkan orang B membawanya dalam jumlah partikel LDL yang lebih banyak dan berukuran lebih kecil," jelasnya.

Menurutnya, risiko penyakit jantung pada orang B akan lebih tinggi karena jumlah keseluruhan partikelnya lebih banyak, meskipun hasil pemeriksaan kadar kolesterol LDL mereka terlihat sama.

Pasalnya, partikel-partikel tersebut dapat lebih mudah menembus dinding pembuluh darah dan berkontribusi terhadap penumpukan plak. Kondisi ini dapat mempersempit pembuluh darah dan menghambat aliran darah.

Ketika jantung harus bekerja lebih keras, misalnya akibat aktivitas fisik atau stres, tekanan darah dapat meningkat. Pada kondisi tertentu, hal tersebut bisa memicu masalah kardiovaskular, termasuk serangan jantung.

Salah satu hal menarik dari penelitian ini adalah para responden tidak diminta mengubah pola makan mereka secara keseluruhan. Perbedaan utamanya hanya penambahan satu alpukat setiap hari.

"Penelitian ini menunjukkan manfaat dalam kehidupan nyata, ketika pola makan seseorang jauh lebih sulit diprediksi," ujar Kristina Petersen, penulis senior penelitian.

"Dalam kehidupan sehari-hari, konsumsi alpukat tetap dapat berkontribusi pada pola makan yang lebih sehat," lanjutnya.

Meski perubahan kadar kolesterol dan jumlah partikel LDL yang ditemukan dalam penelitian tergolong tidak terlalu besar, para peneliti menilai, hasil tersebut tetap menjadi langkah positif dalam upaya mengurangi risiko penyakit jantung.

Perlu diingat juga bahwa penelitian ini hanya menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi alpukat setiap hari dan beberapa indikator kesehatan jantung. Namun bukan berarti satu alpukat sehari secara otomatis dapat mencegah penyakit jantung. Pola makan seimbang dan aktif bergerak tetap menjadi kunci mendapatkan tubuh sehat sampai tua.

(hst/hst)
...
Hide Ads