Lagi Musim Batuk-Pilek, Ini Manfaat Rajin Minum Madu agar Tubuh Tetap Sehat
Cuaca yang berubah-ubah membuat tubuh lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Pilek, batuk, hingga tenggorokan yang terasa tidak nyaman bisa lebih sering muncul ketika suhu dan kondisi lingkungan tak menentu.
Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan mengonsumsi madu. Bahan alami ini diketahui memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, terutama ketika cuaca ekstrem, baik itu panas terik maupun dingin.
Ini beberapa manfaat madu untuk jaga kesehatan tubuh, seperti dikutip dari Women's Health Mag.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kaya Antioksidan dan Bersifat Antiinflamasi
Madu sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan pangan dengan banyak manfaat. Tak hanya berfungsi sebagai pemanis alami, madu juga mengandung sejumlah vitamin, mineral, serta senyawa yang baik untuk tubuh.
Madu mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Pakar kesehatan Jennifer Dunphy, DrPH, MBA, MPH, menjelaskan bahwa madu memiliki beberapa jenis antioksidan penting.
"Antioksidan utama dalam madu adalah flavonoid dan asam fenolat, serta vitamin C dan beberapa enzim lainnya," ujar Jennifer.
Dia juga mengatakan bahwa madu berwarna lebih gelap cenderung memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dibandingkan madu berwarna lebih terang. Untuk menjaga imun tubuh tetap kuat, kamu bisa memilih jenis madu Manuka atau madu hitam dengan rasa cenderung lebih pahit.
2. Bantu Memperkuat Sistem Imun
Madu memiliki sifat antimikroba. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa madu bisa membantu tubuh menghadapi infeksi. Karena itu, madu bisa menjadi salah satu tambahan dalam pola makan, terutama ketika cuaca dingin atau tidak menentu dan banyak orang lebih rentan mengalami infeksi saluran pernapasan.
Meski demikian, konsumsi madu bukan berarti sepenuhnya mencegah terkena flu atau infeksi lainnya. Madu lebih tepat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Campuran madu-lemon. Foto: azerbaijan_stockers/Freepik |
3. Baik untuk Menyamankan Tenggorokan
Salah satu manfaat madu yang cukup populer adalah membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Melissa Jaeger, RD, LD, kepala nutrisi di MyFitnessPal, mengatakan madu membantu menenangkan tenggorokan yang mengalami iritasi atau meredakan batuk.
"Madu dapat digunakan untuk menenangkan tenggorokan yang teriritasi atau meredakan batuk," kata Melissa.
Sejumlah penelitian bahkan menemukan bahwa madu dapat memberikan efek yang setara atau lebih baik dibandingkan antihistamin dan beberapa obat batuk. Sifat antimikrobanya membantu meredakan iritasi, sementara tekstur madu yang kental membantu melapisi permukaan tenggorokan.
4. Bisa Jadi Alternatif Pemanis Alami
Saat cuaca lebih dingin, secangkir teh hangat dengan sedikit madu bisa menjadi pilihan minuman yang memberi rasa nyaman. Madu dapat memberikan rasa manis sekaligus menjadi alternatif lebih sehat dari gula pasir dalam berbagai makanan dan minuman.
"Madu dapat memberikan sedikit rasa manis pada minuman hangat favorit, seperti teh, terutama saat cuaca lebih dingin," ujar Melissa.
Madu juga mengandung kalori yang lebih tinggi dibandingkan gula biasa sehingga memberikan tambahan energi. Namun, bukan berarti madu bisa dikonsumsi tanpa batas.
Jangan Konsumsi Berlebihan
Madu tetap memiliki kandungan gula yang cukup tinggi. Jadi, meskipun memiliki antioksidan dan sejumlah senyawa bermanfaat, madu tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai makanan sehat yang bisa dikonsumsi sesuka hati.
"Menurut saya, madu tetap bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang. Namun, kita perlu ingat bahwa madu tetap dapat menyebabkan kadar glukosa meningkat, meskipun peningkatannya cenderung lebih rendah dibandingkan gula pasir," jelas Melissa.
Madu juga memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan gula pasir. Karena itu, biasanya hanya perlu madu dalam jumlah lebih sedikit untuk mendapatkan tingkat kemanisan yang sama.
Jadi, jika ingin menambahkan madu ke dalam teh atau makanan, tetap perhatikan porsinya. Manfaatnya bisa menjadi pelengkap pola makan yang sehat, bukan pengganti pola makan bergizi secara keseluruhan.
(hst/hst)










































