Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Kebanyakan Konsumsi Garam
Garam atau sodium dibutuhkan tubuh agar berbagai fungsi organ berjalan dengan baik. Namun, jika dikonsumsi berlebihan setiap hari, mineral ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.
Menurut American Heart Association (AHA), orang dewasa sebaiknya membatasi asupan sodium hingga maksimal 2.300 miligram per hari. Jumlah ini setara dengan sekitar satu sendok teh garam dapur.
Bahkan, kebutuhan minimal tubuh sebenarnya kurang dari 500 miligram sodium per hari untuk menjalankan fungsi-fungsi pentingnya. Masalahnya, sodium tidak hanya berasal dari garam yang ditambahkan saat memasak, tetapi juga tersembunyi dalam makanan olahan seperti mi instan, keripik, sosis, nugget, saus, hingga makanan cepat saji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa yang bisa terjadi pada tubuh ketika terlalu banyak mengonsumsi garam?
1. Tubuh Menahan Lebih Banyak Cairan
Pada dasarnya, sodium berfungsi mengatur keseimbangan cairan, tekanan darah, dan membantu kerja sel-sel tubuh. Namun, ketika jumlahnya berlebihan, tubuh akan menahan lebih banyak air.
"Kadar sodium yang tinggi membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini meningkatkan beban kerja jantung, pembuluh darah, dan ginjal," ujar Kezia Joy, ahli gizi asal AS, seperti dikutip dari Women's Health Mag.
Akibatnya, tubuh bisa terasa lebih berat, wajah tampak sembap, hingga muncul pembengkakan di beberapa bagian tubuh.
2. Meningkatkan Risiko Hipertensi dan Penyakit Jantung
Jika kebiasaan mengonsumsi sodium berlebihan berlangsung dalam jangka panjang, dampaknya bisa jauh lebih serius. Menurut Kezia, asupan sodium yang tinggi secara rutin dapat meningkatkan tekanan darah sekaligus memperbesar risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal.
Gejalanya sering kali tidak langsung terasa, karena kerusakan pada organ tubuh umumnya terjadi secara perlahan.
Ilustrasi garam. Foto: iStock |
3. Ginjal Bekerja Lebih Keras
Kelebihan sodium juga memaksa ginjal bekerja ekstra untuk membuang mineral tersebut dari tubuh.
"Ginjal akan berusaha membuang kelebihan sodium, tetapi proses ini tidak terjadi secara instan," jelas Stephanie Redmond, PharmD, BC-ADM, CDCES, seorang apoteker klinis.
"Dalam kondisi tersebut, tubuh akan meningkatkan rasa haus agar kamu minum lebih banyak air dan menahan cairan. Akibatnya, tubuh terasa lebih bengkak dan kembung. Seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi."
Menurut Stephanie, kondisi ini bisa lebih berbahaya bagi orang yang mengalami resistensi insulin atau gangguan metabolisme.
Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Sodium
Salah satu tanda paling umum adalah rasa haus yang muncul lebih sering dari biasanya.
"Jika kamu lebih sering merasa haus atau mudah kembung, itu bisa menjadi tanda bahwa asupan sodium sudah terlalu tinggi," kata Kezia.
Beberapa gejala lain yang patut diwaspadai antara lain:
- Jari tangan atau pergelangan kaki membengkak.
- Sering mengalami sakit kepala.
- Tekanan darah tinggi.
- Tubuh terasa lebih bengkak atau sembap karena penumpukan cairan.
Mulai Perhatikan Kandungan Sodium pada Label Makanan
Banyak orang tidak menyadari bahwa sebagian besar asupan sodium berasal dari makanan olahan, camilan kemasan, saus, hingga makanan cepat saji. Kezia pun menyarankan untuk mulai lebih teliti membaca label informasi gizi sebelum membeli makanan.
"Ada baiknya mulai melihat kembali label informasi gizi pada kemasan makanan untuk mengetahui berapa banyak sodium yang sebenarnya kamu konsumsi," ujarnya.
(hst/hst)










































