Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Waspada! Handuk Bisa Jadi Sarang Bakteri, Ini Panduan Kapan Harus Dicuci

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 08 Mei 2026 06:40 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi Handuk Mandi
Foto: Getty Images/iStockphoto/didecs
Jakarta -

Handuk mandi termasuk benda yang paling sering dipakai setiap hari. Ironisnya, juga paling sering lupa dicuci.

Padahal, handuk yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Setelah dipakai mengeringkan tubuh, handuk biasanya digantung begitu saja hingga digunakan kembali.

Para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan memakai handuk terlalu lama bisa membuatnya menjadi 'rumah' bagi kuman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, seberapa sering handuk mandi harus dicuci?

Menurut Annie Chiu, dokter spesialis kulit sekaligus pendiri The Derm Institute, handuk mandi idealnya diganti setiap tiga hingga empat kali pemakaian.

"Secara umum, handuk sebaiknya diganti setelah tiga sampai empat kali digunakan. Cara ini membantu mencegah penumpukan bakteri dan bau," ujar Annie, seperti dikutip dari Real Simple.

ADVERTISEMENT

Aturan tersebut penting diterapkan karena handuk basah bisa menyimpan bakteri, sel kulit mati, hingga minyak berlebih dari tubuh. Jika terus digunakan tanpa dicuci, handuk kotor berisiko memicu infeksi kulit atau memperparah masalah seperti jerawat.

Frekuensi mengganti handuk bisa berbeda pada setiap orang. Kalau handuk mulai berbau atau terlihat kurang bersih meski baru dipakai beberapa kali, sebaiknya segera dicuci. Sebaliknya, orang yang mandi setiap hari dan tidak terlalu banyak berkeringat mungkin masih bisa memakai handuk sedikit lebih lama.

Annie Chiu mengingatkan bahwa orang yang rutin olahraga atau mudah berkeringat sebaiknya lebih sering mengganti handuk.

"Hal yang sama berlaku untuk mereka yang tinggal di daerah lembap karena handuk membutuhkan waktu lebih lama untuk kering, sehingga risiko pertumbuhan bakteri dan bau menjadi lebih tinggi," terangnya.

Kapan handuk harus diganti baru?

Seiring waktu, handuk mandi biasanya mulai kehilangan kelembutan dan daya serapnya. Menurut para ahli dari Cozy Earth, handuk yang sudah tidak menyerap air dengan baik atau terasa kasar bisa jadi tanda harus segera diganti.

Paparan sinar matahari, klorin, cara mencuci, hingga frekuensi pemakaian juga memengaruhi umur handuk.

Namun, handuk lama tidak harus langsung dibuang. Handuk bekas masih bisa dimanfaatkan kembali, misalnya dijadikan kain lap atau disumbangkan ke tempat penampungan hewan.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads