Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Diet Terlihat Sehat, Tapi Tubuhmu Diam-Diam Kekurangan Nutrisi Penting Ini

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Selasa, 17 Feb 2026 20:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

2. Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vegetarian dan Vegan? Ini Konsumsi Makanannya
Foto: freepik/Freepik
Jakarta -

Pola makan sehat biasanya dinilai dari hal-hal yang paling terlihat, seperti jumlah kalori, protein, karbohidrat, atau lemak. Patokan inilah yang kerap dipakai untuk menyimpulkan bahwa seseorang sudah menjalani diet sehat.

Namun, menurut para ahli, ada aspek penting yang sering terlewat, yaitu mikronutrien. Vitamin, mineral, dan zat gizi mikro lainnya memang tidak tampak secara kasat mata, tetapi perannya sangat vital bagi tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika perhatian hanya tertuju pada kalori dan makronutrien, pola makan bisa terlihat seimbang di atas kertas, padahal tubuh justru kekurangan nutrisi penting. Mikronutrien berperan dalam berbagai fungsi vital, mulai dari kerja sistem imun, metabolisme, produksi hormon, hingga perbaikan sel dan jaringan.

"Kesemutan atau kram, sesak napas, pusing, dan lemas bisa menjadi tanda kekurangan vitamin dan mineral penting," kata Kalpana Gupta, ahli gizi klinis di salah satu rumah sakit di Delhi, India, seperti dikutip dari Times of India.

ADVERTISEMENT

Masalah ini banyak terjadi pada pola makan modern yang dianggap sehat, tetapi terlalu menyederhanakan konsep nutrisi. Diet tinggi protein, rendah lemak, atau berbasis pembatasan tertentu sering kali tidak diimbangi dengan asupan vitamin dan mineral yang memadai. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan zat pendukung yang dibutuhkan untuk berfungsi optimal.

Kondisi ini membuat seseorang bisa merasa baik secara subjektif, misalnya kenyang atau berat badan turun, tetapi secara fisiologis tubuh tetap berada dalam kondisi kurang ideal. Sistem kekebalan tubuh, keseimbangan hormon, dan proses metabolisme tetap membutuhkan dukungan mikronutrien yang cukup.

Pada akhirnya, diet sehat tidak bisa dinilai hanya dari tampilan atau angka-angka nutrisi utama. Tanpa asupan vitamin dan mineral yang memadai, pola makan yang terlihat sehat sekalipun dapat menyimpan celah nutrisi yang berisiko bagi kesehatan dalam jangka panjang.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads