Ini Pola Makan dan Olahraga yang Tepat di Setiap Fase Siklus Menstruasi
Menjadi tamu bulanan bagi setiap perempuan, menstruasi rata-rata berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Keluarnya darah saat menstruasi sebenarnya hanyalah satu fase dari rangkaian empat fase yang terus berputar dalam siklus menstruasi. Keempat fase tersebut umumnya terjadi dalam rentang 21 hingga 35 hari, tergantung kondisi masing-masing individu.
Dalam keempat fase tersebut, hormon mengalami naik turun sepanjang bulan. Perubahan ini memengaruhi energi, suasana hati, dan fokus tubuh. Karena itu, terdapat cara untuk memaksimalkan kerja hormon dengan menyesuaikan pola makan, aktivitas, dan olahraga. Pendekatan ini dikenal sebagai sinkronisasi siklus, yakni menyelaraskan pola makan, aktivitas fisik, dan rutinitas harian dengan empat fase menstruasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsep sinkronisasi siklus ini diperkenalkan oleh pelatih kesehatan dan nutrisi sekaligus penulis buku How to Understand and Balance Your Hormones, Chloe Couchman.
"Seiring naik turunnya hormon seperti estrogen dan progesteron sepanjang bulan, energi, suasana hati, dan fokus juga dapat berubah. Alih-alih melawan perubahan ini, sinkronisasi siklus mendorong kita untuk bekerja selaras dengannya," tulis Chloe Couchman seperti dikutip dari Hello Magazine.
Dengan menyesuaikan latihan, pola makan, dan rutinitas harian, metode ini dinilai dapat membantu memaksimalkan tiap fase dalam siklus menstruasi:
Sinkronisasi Siklus dalam Empat Fase Menstruasi
Siklus menstruasi umumnya berlangsung selama 28 hari. Namun, siklus yang teratur berada pada rentang 21 hingga 35 hari, dengan empat fase berikut:
Fase Menstruasi
Fase ini dimulai pada hari pertama menstruasi, ketika lapisan rahim luruh melalui vagina akibat sel telur yang tidak dibuahi. Pada fase ini, tingkat energi cenderung menurun sehingga disarankan untuk lebih fokus pada istirahat.
Pola makan: Konsumsi makanan kaya zat besi dan bersifat anti-inflamasi, seperti daging, ikan, dan kacang-kacangan untuk membantu mengembalikan zat besi yang hilang. Asupan vitamin C dari buah dan sayur juga bermanfaat untuk mendukung daya tahan tubuh.Olahraga: Pilih olahraga ringan seperti yoga atau peregangan.
Fase Folikular (sekitar 14 hari)
Foto: Getty Images/AsiaVision
Pola makan: Protein dan lemak sehat diperlukan untuk mendukung produksi hormon dan menjaga energi. Kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, serta makanan fermentasi dapat membantu keseimbangan hormon dan kesehatan usus.Olahraga: Olahraga berintensitas lebih tinggi seperti lari atau angkat beban bisa menjadi pilihan.
Fase Ovulasi (sekitar hari ke-14)
Foto: Getty Images/deepart386
Pola makan: Perbanyak serat dan sayuran silangan seperti brokoli dan kembang kol yang membantu metabolisme hormon. Asupan air putih juga penting untuk mencegah dehidrasi.Olahraga: Waktu yang tepat untuk mencoba olahraga baru atau aktivitas fisik yang lebih menantang.
Fase Luteal (sekitar hari ke-15 hingga 28)
Foto: Getty Images/alicjane
Pola makan: Konsumsi magnesium, vitamin B, dan karbohidrat kompleks untuk membantu meredakan kram, menjaga keseimbangan gula darah, dan menstabilkan suasana hati. Ubi jalar, salmon, beras merah, buncis, dan sayuran hijau dapat menjadi pilihan.Olahraga: Kurangi olahraga intens dan pilih aktivitas ringan seperti pilates atau berjalan kaki.
Itulah cara menyesuaikan pola makan dan aktivitas dengan siklus menstruasi. Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas metode ini dalam mengurangi gejala PMS dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Kesehatan
Jaga Keseimbangan Mineral Selama Puasa Ramadan, Himalayan Salt Jadi Solusi Tepat
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Harian Kamu dengan 3 Jaket Pria Bergaya Classic-Modern yang Wajib Kamu Punya!
Perawatan dan Kecantikan
Wajah Glowing Sambut Tahun Baru Imlek! Jangan Skip Masker Wajah Ini
Pakaian Pria
Tampil Rapi Saat Buka Puasa dan Silaturahmi dengan 3 Sabuk Kulit Pria yang Wajib Kamu Punya untuk Menyambut Ramadhan 2026!
Baru Makan Tapi Lapar Lagi? Coba 10 Cara Ini Biar Nafsu Makan Terkontrol
Skip Sarapan Vs Skip Makan Malam, Mana Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?
Manfaat Jalan Kaki saat Commuting, Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Pikiran
Manfaat Jahe untuk Kulit: Dari Atasi Jerawat hingga Bikin Awet Muda
Rutin Minum Kopi Setiap Hari, Ternyata Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Kisah Cinta Kontroversial Woody Allen dan Istri, Kini Terseret Skandal Epstein
8 Drama Korea Rating Tertinggi Awal 2026, Wajib Masuk Watchlist!
Foto: Rumah Rp 470 M untuk Syuting 'Harry & Meghan' Terjual Setelah 4 Tahun
Potret Chelsea Islan Umumkan Kehamilan, Pamer Bare Baby Bump yang Sudah Besar














































