Bunda suka minum teh hijau setiap hari? Pahami bahaya minum teh hijau terlalu sering.
Teh hijau dikenal sebagai minuman sehat yang populer di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Kandungan antioksidan tinggi di dalamnya, terutama katekin, sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menjaga metabolisme, menurunkan risiko penyakit jantung, hingga mendukung program penurunan berat badan.
Tidak heran jika teh hijau kemudian banyak diposisikan sebagai 'super drink' yang layak dikonsumsi setiap hari. Namun konsumsi teh hijau yang terlalu sering juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi tubuh.
Meski sebagian penelitian menyebutkan tiga hingga lima cangkir per hari dapat memberikan manfaat optimal, batas aman konsumsi tetap bergantung pada kondisi kesehatan, sensitivitas tubuh, hingga cara penyajiannya. Mengabaikan hal ini bisa memicu gangguan kesehatan, mulai dari sulit tidur hingga gangguan fungsi hati.
Mengutip Healthline, mari bahas lebih dalam mengenai potensi bahaya minum teh hijau terlalu sering:
Manfaat Minum Teh Hijau
Teh hijau berasal dari daun Camellia sinensis yang diolah dengan cara minimal sehingga kandungan antioksidannya tetap tinggi. Senyawa utama yang banyak dikaji adalah katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang dipercaya mampu melindungi tubuh dari risiko kanker, meningkatkan kesehatan jantung, serta mendukung metabolisme tubuh.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi teh hijau dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, Alzheimer, hingga parkinson. Selain itu, kandungan kafein di dalamnya dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan membakar kalori.
Tidak sedikit pula yang memanfaatkan teh hijau sebagai bagian dari pola diet sehat. Namun manfaat ini tetap harus diimbangi dengan pola konsumsi yang tepat.
Simak Video "Video: Daftar Presenter Golden Globes 2026 Diumumkan, Ada Lisa BLACKPINK"
(eny/eny)