Sering Sembelit? Dokter Ini Sarankan 4 Makanan yang Bikin BAB Lancar
Sulit buang air besar (BAB) atau sembelit tak hanya membuat perut kurang nyaman. Jika sembelit dibiarkan berkepanjangan bisa menimbulkan masalah pencernaan serius bahkan kanker usus besar.
Mengonsumsi serat adalah salah satu cara yang ampuh mengatasi sulit BAB. Tak hanya itu, serat sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Serat merupakan makanan bagi bakteri baik di dalam perut yang berfungsi memperlambat pencernaan, membuat pergerakan usus lancar dan teratur. Menurut Dr. Karan Rajan, seorang dokter bedah dan kreator kesehatan di media sosial, ada empat makanan berserat yang bisa membantu BAB kamu lebih lancar jika rutin dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kiwi
Foto: Getty Images/iStockphoto |
Kiwi sangat kaya akan serat larut, yang membuat tinja menjadi lebih lunak dan meningkatkan frekuensi buang air besar tanpa efek samping. Para ahli gizi pun mengatakan bahwa serat di dalam buah kiwi memiliki efek anti-inflamasi dan kaya akan vitamin C sebagai antioksidan.
Sebuah studi pada 2023 mengaitkan buah jeruk, apel, semangka, dan kiwi dengan penurunan risiko kanker kolorektal, yakni kanker yang tumbuh di usus besar. Kanker ini tercatat jenis kanker paling umum ketiga di dunia.
2. Kopi
Foto: Getty Images/Farknot_Architect |
"Kopi mengandung serat larut ganda dan polifenol," kata Dr. Karan, seperti dikutip dari New York Post.
Polifenol adalah senyawa tanaman yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi serta dapat bertindak sebagai prebiotik bagi bakteri usus. Selain itu, kopi juga dapat meningkatkan motilitas usus sehingga bermanfaat untuk mengurangi sembelit.
Namun Dr. Karan mengingatkan untuk memperhatikan jam saat mengonsumsi kopi. Sebaiknya minum kopi di pagi hari sebelum beraktivitas, atau sore hari sebelum pukul 16.00, agar tidak mengganggu jam tidur.
3. Kacang-kacangan
Foto: Pixabay/piviso |
Dr. Rajan mengatakan bahwa dia rutin makan kacang setiap hari seperti almond, walnut atau pistachio sebagai camilan. Makan beberapa jenis kacang membuat tubuh mendapat asupan serat yang bermacam-macam jenisnya.
"Makan campuran kacang-kacangan memberi tubuh beragam serat prebiotik, yang meningkatkan keragaman mikroba di usus," jelasnya.
Dokter yang memiliki lebih dari 10 juta subscriber di YouTube ini menyarankan konsumsi kacang 20 hingga 30 gram sehari untuk mengurangi risiko kanker usus besar. Ukuran 30 gram kacang setara dengan 1/3 cangkir atau segenggam tangan.
4. Yoghurt
Foto: Istock |
Dr. Rajan mengungkap makan yoghurt merupakan rutinitas makan hariannya. Makanan ini juga jadi kesukaan para ahli bedah gastrointestinal karena sangat baik untuk usus.
"Carilah yoghurt mengandung kultur hidup dan aktif sepertilactobacillus dan bifidobacterium, yang dapat membantu menambah jumlah mikroba yang baik dalam tubuh," sarannya.
Yoghurt telah terbukti meringankan gejala iritasi saluran pencernaan, bahkan dapat meningkatkan pencernaan laktosa pada mereka yang mengalami intoleransi laktosa (gula alami di dalam susu).
(hst/hst)
Home & Living
Tidur Jadi Lebih Nyaman! Kasur dari Turu Lana Ini Bikin Tidur Kamu Makin Berkualitas!
Home & Living
Lovise Sofa Anna Tierslice, Sofa Estetik yang Bikin Ruangan Kamu Seperti di Internet!
Health & Beauty
Sering Pegal dan Cepat Capek? Review Swisse Ultiboost Calcium & Vitamin D untuk Kesehatan Tulang
Fashion
Bikin Kamu Tampil Keren dan Tetap Nyaman dengan Pilihan Sepatu Ini
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
6 Bulan Diet Ayam Rebus, Influencer Ini Nyaris Kehilangan Nyawa
Potret Celine Evangelista Umrah Bareng Anak, Cantik Natural Tanpa Makeup
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Di Balik Status Miliarder Beyonce, Upah Buruh Brand Fashionnya Cuma Rp 8 Ribu
Tatiana Kennedy Meninggal di Usia Muda, Drama Keluarga Kennedy Terkuak















































