ADVERTISEMENT

Viral Wanita Akhirnya Melahirkan Setelah 26 Kali Keguguran, Malah Banjir Kritik

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Senin, 14 Nov 2022 16:15 WIB
Ilustrasi menyusui usai melahirkan Ilustrasi ibu melahirkan. Foto: Getty Images/Satoshi-K
Jakarta -

Seorang wanita jadi kontroversi setelah kisah perjuangannya untuk punya anak dipublikasikan. Wanita tersebut melahirkan anak pertamanya setelah 26 kali keguguran.

Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Hunan di Changsha, China, mengumumkan kabar bahagia itu ke publik dengan harapan bisa menginsirasi wanita lainnnya. Rumah sakit itu juga menyoroti pasien yang pantang menyerah hingga bisa membuat impiannya untuk jadi ibu berubah nyata.

Reaksi netizen ternyata di luar dugaan. Alih-alih tersentuh dengan kisah wanita tersebut, mereka justru membanjirinya dengan kritik.

Netizen menyebut wanita 37 tahun itu begitu terobsesi menjadi ibu hingga mengabaikan nyawa dan kehidupannya sendiri. Perdebatan soal kisahnya ini pun ramai di internet.

Wanita yang tidak diungkap identitasnya tersebut sudah lama ingin sekali memiliki anak dari rahimnya sendiri meskipun kondisinya berisiko. Dia hampir putus asa setelah kehamilannya yang ke-26 juga berakhir dengan keguguran pada 2019.

Namun berkat intervensi melalui prosedur bedah, wanita tersebut bisa hamil lagi dan melahirkan bayinya dengan selamat melalui operasi Caesar pada Februari 2022. Kisah pasien yang inspiratif itulah yang kemudian membuat rumah sakit mengambil inisiatif untuk membagikannya ke publik.

"Kami bermaksud fokus pada perjuangan dan kemampuan dari para pekerja medis, tapi sepertinya para pembaca melihatnya dari perspektif lain, yang mana telah menyebabkan pasien terganggu," ujar salah satu staf rumah sakit, seperti dikutip dari South China Morning Post.

Netizen yang kontra pun memiliki pembelaan sendiri kenapa mereka mengritik pasien tersebut. Lewat Weibo, netizen mengungkapkan kengeriannya terhadap pasangan yang sangat terobsesi punya anak dan harga yang harus dibayar seorang wanita untuk itu.

"Saya tidak paham kenapa hal seperti ini patut dipromosikan. Setiap orang harus menghargai hidup mereka sendiri di atas semuanya," ujar netizen di Weibo.

"Ini berita besar. Mungkin bisa memecahkan rekor Guinness World Records," sindir netizen lain.

Sementara itu, angka kemandulan pada wanita China di usia produktif meningkat beberapa tahun terakhir ini. Dari hanya 11,9 persen di 2007 menjadi 17,6 persen pada 2020.

Angka kelahiran di Negeri Tirai Bambu juga makin menyusut. Ditambah karena faktor COVID-19, tren penurunan kelahiran ini bisa berlanjut hingga 2023.



Simak Video "Forbes Sebut Kanye West Bukan Miliarder Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)