ADVERTISEMENT

Kisah Pejuang 2 Garis Biru, Suami Didiagnosa Sperma Abnormal, Endingnya...

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 14 Nov 2022 06:00 WIB
Unggahan wanita pejuang dua garis biru selama 7 tahun, kini berbuah manis. Kisah pasutri pejuang dua garis biru. Foto: Dok. TikTok @mamasinclair.
Jakarta -

Wanita ini viral setelah membagikan perjalanannya menjadi pejuang dua garis biru selama tujuh tahun. Menurut pemeriksaan dokter suaminya dinyatakan mengidap teratozoospermia.

Teratozoospermia adalah masalah pada kesehatan pria di mana sel sperma yang diproduksi memiliki persentase sperma dalam bentuk yang abnormal. Sprema abnormal ini menjadi salah satu penyebab pasangan belum mendapat keturunan.

Kisah tentang pejuang dua garis biru yang suaminya didiagnosa teratozoospermia ini viral setelah diunggah oleh Tiwi lewat akun TikTok @mamasinclair. Tiwi membagikan foto pernikahannya yang digelar pada 2014 dan momen kebersamaan dengan sang suami.

"Cerita kita menjadi pejuang garis dua selama 7 tahun. Menikah tahun 2014. Kita pikir hamil itu gampang. Jadi kita masih santai menikmati masa-masa berdua," tulis Tiwi lewat unggahan di akun TikTok @mamasinclair.

Dalam video terlihat Tiwi dan suami awalnya menikmati kehidupan rumah tangga berdua. Tiwi akhirnya tergerak hatinya untuk segera hamil. Dia mencoba berbagai cara agar bisa hamil.

"Karena sudah dua tahun tak kunjung hamil, akhirnya mencoba promil sendiri, gak berani ke dokter takut mahal dan diagnosanya yang gak gak. Biar gak makin kepikiran akhirnya memilih untuk kerja. Keluar setelah dua tahun kerja dan tak kunjung hamil, akhirnya beranikan diri ke dokter," ucap Tiwi.

Unggahan wanita pejuang dua garis biru selama 7 tahun, kini berbuah manis.Unggahan wanita pejuang dua garis biru selama 7 tahun, kini berbuah manis. Foto: Dok. TikTok @mamasinclair.

"Selagi nunggu semua hasil dari dokter kita coba segala macam promil dari urut-urut sampai ke herbal-herbal. Setelah aku diperiksa dan dinyatakan normal semua terakhir suami dicek sperma," lanjutnya.

Setelah mencoba berbagai cara, Tiwi dan suami memutuskan untuk periksa ke dokter spesialis. Dokter memberikan hasil pemeriksaan bahwa suami Tiwi mengidap teratozoospermia.

"Ternyata suami didiagnosa terato, setelah tahu diagnosa ini kita berhenti promil dari dokter. Kita ubah pola makan, terutama suami. Setiap hari jadi embek. Karena sering posting salad. Akhirnya pada minta jualin," lanjutnya lagi.

Suami Tiwi kemudian mencoba mengubah pola makan sehat dan olahraga teratur. Tiwi pun rutin periksa dengan menggunakan test pack, namun belum membuah kan hasil.

"Dan hampir setiap hari suami olaraga yang dulunya gak pernah olahraga. Ini foto suami dari bb 78 ke 58 olahraga dan diet kurang lebih selama setahun. Selama itu terus berharap setiap bulan test pack terus sampai koleksi test pack 1 garis. Dan harus bolak-balik ke psikolog karena sudah hampir menyerah," kenang Tiwi.

Tiwi dan suaminya berusaha ikhlas ketika belum mendapatkan momongan meskipun sudah berusaha. Tiwi kemudian mengalihkan fokus dengan mencari kesibukan mengikuti kursus makeup. Tak disangka setelah itu, doa Tiwi dan suami akhirnya terkabul, ia dinyatakan hamil anak pertama.

"Gak disangka-sangka di tengah-tengah kesibukan Allah kabulkan doa kita. Karena masih gak percaya sampai berkali-kali test pack dan langsung ke bidan. Ternyata belum kelihatan apa-apa, semakin kepikiran. Dan Alhamdulillah ini pertama kali kita lihat dia (SInclair) gerak-gerak," ucap Tiwi terharu.

Ia merasa bersyukur karena bisa hamil. Dan karena Tiwi mempunyai darah rendah, dia harus mendapatkan penanganan khusus agar kondisinya dan bayi tetap sehat.

"Ini persiapan ku menjalani hari-hari menjadi ibu hamil. Karena darah randah dan gerd harus minum jus beat rasanya kayak tanah dan harus bolak balik dirawat karena muntah berlebihan dan tekanan darah rendah," ujar Tiwi panik saat itu.

Setelah menanti selama tujuh tahun, Tiwi dan suami dikaruniai anak pertama mereka. Keduanya menamai buah hati pertama mereka dengan nama Sinclair.

"Ini pertama kali kita lihat wajah Sinclair. Seantusias itu kita, semua kita persiapkan untuk menyambut Sinclair. Meskipun kata orang tua yang gak perlu-perlu gak usah dibeli tapi tetap semua kita beli," terangnya antusias.

"Masih sempetin buah foto maternity dan ini foto pagi sebelum malamnya harus caesar. Masya Allah yang kita nanti-nanti selama 7 tahun akhirnya launching ke dunia. Ini Sinclair sudah dibawa pulang ke rumah. Ternyata harus dirawat lagi karena Sinclair kuning. Setelah menjadi pejuang dua garis dua sekarang menjadi pejuang ASI, karena SInclair gak mau nenen langsung," cerita Tiwi.

Wolipop sudah menghubungi Tiwi terkait unggahannya sebagai pejuang dua garis biru. Dia sudah memberikan izin kepada Wolipop untuk mengutip unggahannya.

Unggahan Tiwi sudah ditonton lebih dari 762,1 ribu Views dan mendapat 30 ribu Likes. Dalam kolom komentar, warganet ada yang membagikan kisah yang sama dan bertanya tentang video unggahan Tiwi.

"Kak, priksa in suami itu dimna ya? Aku ke dokter spog cuma aku yang di cek tapi suami nggak apa harus ke laboratorium??" tanya pengguna TikTok @Panda.

"Masha Allah, minta doanya kak semoga aku juga hamil.. aku juga pejuang garis 2," harap pengguna TikTok lainnnya.

"Semoga nular ke aku mba, aku 7 tahun menunggu juga dan suami terato juga," saut @tarianthika.

"Pejuang garis 2 akan hamil dalam waktu dekat ini., percayalah yang penting usaha jaga pola makan dan hasil akhir nya serah sama Allah," timpal akun @bodo'amat.

"Saya juga pejuang garis 2 dengan suami teratozospermia. Mohon doanya supaya kami segera di beri keturunan amiin ya Allah," doa akun @adn21121.

"Masyaallah bukti nyata Allah kasih diwaktu yang tepat bukan waktu tercepat. Saya juga pejuang garis 2 dan percaya itu, karena ikhtiar sudah dilakukan, Bissmillah," timpal @VIVI EL.

(gaf/eny)