ADVERTISEMENT

Diburu-buru Orangtua untuk Menikah, Wanita Ini Dilarikan ke UGD

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop Selasa, 26 Jul 2022 19:30 WIB
Ilustrasi wanita dirawat di rumah sakit atau BPJS Kesehatan Ilustrasi wanita dirawat di rumah sakit. Foto: Getty Images/iStockphoto/Amorn Suriyan
Shandong -

"Kapan nikah?" mungkin pertanyaan itu sepele bagi sebagian orang. Tapi jika ditanya terus-menerus hampir setiap hari, bisa berakibat fatal bagi kesehatan mental.

Seperti insiden yang baru-baru ini terjadi di provinsi Shandong, China. Seorang wanita dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gangguan kecemasan parah yang disebabkan tekanan kedua orangtuanya untuk segera menikah.

Wanita tersebut dirawat di Rumah Sakit Qilu, Universitas Shandong, untuk mengatasi berbagai gejala yang dialaminya. Disebutkan bahwa wanita berusia 27 tahun itu menderita serangan panik, kesulitan bernapas, kebas serta sensasi berkedeut di beberapa bagian tubuh.

Seperti dilansir Nextshark, ia didiagnosa mengalami gangguan kecemasan akut dan alkalosis respiratorik, kondisi di mana darah menjadi basa karena pernapasan yang cepat. Kondisi tersebut menyebabkan kadar karbondioksida dalam darah jadi rendah.

Menurut Chen Liang, dokter yang merawatnya, gejala yang dialami pasiennya itu dipicu oleh perdebatan sengit tentang pernikahan dengan orangtuanya. Setelah berkali-kali ditekan untuk segera menikah, wanita itu terlibat pertengkaran hebat dan seketika merasakan dadanya seperti tertarik.

"Dia bilang kalau orangtuanya berkali-kali memaksanya untuk menikah. Pada akhirnya, dia tidak dapat menahannya lagi dan bertengkar hebat dengan mereka. Setelah perdebatan, dia merasa dadanya seperti tertarik, jadi dia bernapas dengan dalam dan cepat," jelas Chen Liang.

Pernapasan yang cepat membuat kadar karbondioksida dalam darah menjadi rendah. Kondisi itu mengakibatkan alkalosis respiratorik. Chen Liang menambahkan sebagian besar pasien yang mengalami kondisi itu juga disertai diagnosa gangguan kecemasan.

Kisah sang wanita kemudian dibagikan ke media sosial di China dan langsung menimbulkan keprihatinan banyak netizen. Mereka menyampaikan simpatinya lewat tulisan.

"Sangat menakutkan para orangtua yang menuntut untuk menikah. Saya baru saja mengalaminya pagi ini. Terlalu menyesakkan. Mereka semua mengritik kamu. Saya bilang tidak mau menikah. Kamu memenuhi harapan mereka untuk menikah tapi bukan soal kamu akan bahagia atau tidak," komentar salah satu netizen.

"Saat menghadapi situasi seperti ini, jadilah egois, ingatlah bahwa ini hidupmu, tak usah peduli apa yang orang lain bilang, kalau kamu merasa bahagia, itulah kebahagiaan sebenarnya," tulis netizen lain.



Simak Video "Jepang Melarang Pernikahan Sesama Jenis"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)