ADVERTISEMENT

Ini Bahayanya Tidur dengan TV yang Menyala, Picu Diabetes Hingga Kematian

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 30 Jun 2022 21:00 WIB
Ilustrasi wanita sulit tidur Foto: Getty Images/AsiaVision
Jakarta -

Pasti kamu pernah menonton televisi sampai tertidur. Sebagian orang bahkan sengaja membiarkannya menyala semalaman agar tidak merasa kesepian. Terlihat seperti sesuatu yang sepele, ternyata kebiasaan tersebut bisa mengganggu kesehatan. Sebuah penelitian terbaru bahkan menemukan tidur dengan tv yang menyala bisa memicu berbagai penyakit.

Peneliti di Northwestern University School of Medicine baru-baru ini menganalisa dampak cahaya di sekeliling kita terhadap kesehatan juga kebiasaan tidur. Mereka melakukan studi kepada 552 orang di antara usia 63 tahun 84 tahun. Hasilnya pun cukup mengejutkan. Orang yang tidur selagi terpapar cahaya lebih rentan terkena diabetes, obesitas, dan hipertensi.

"Paparan pada cahaya seberapapun selama waktu tidur terkait dengan tingginya prevalensi diabetes, obesitas, dan hipertensi baik untuk pada pria atau wanita yang lebih muda. Orang-orang seharusnya menghindari atau meminimalisir banyaknya cahaya yang tereskpos pada mereka ketika tidur," ujar penulis penelitian Phyllis Zee.

Sebelumnya sebuah penelitian serupa pernah dipublikasi Phyllis Zee dan tim terkait pengaruh tidur dengan banyak cahaya pada kesehatan orang-orang 20an. Studi itu mengungkap jika tidur satu malam dengan televisi menyala dan suara yang dikecilkan dapat menaikkan gula darah dan detak jantung.

Sedangkan berdasarkan studi-studi sebelumnya, detak jantung yang meningkat selama tidur bisa menjadi faktor penyakit gjantung dan kematian dini. Sementara tingginya kadar gula darah adalah tanda resistensi insulin yang bisa menyebabkan diabetes tipe 2.

"Kami menunjukkan sebuah mekanisme yang bisa jadi fundamental untuk menjelaskan mengapa ini bisa terjadi. Kami menunjukkan bahwa itu mempengaruhi kemampuan untuk meregulasi glukosa," tambahnya.

Menurut data, 17,8% partisipan penelitian yang tidur dengan cahaya di sekelilingnya termasuk dari televisi menyala rentan mengalami diabetes. Sedangkan yang tidur tanpa cahaya kemungkinannya hanya 9,8%. Adapun 40,7% orang yang tidur dengan cahaya sedikit obesitas daripada 26,7% yang istirahat dalam keadaan gelap.

(ami/ami)