Jadi Kontroversi, Dokter Sebut Orang yang Belum Kena COVID-19 Tak Punya Teman

Hestianingsih - wolipop Kamis, 24 Mar 2022 17:45 WIB
Ilsutrasi pasien dan dokter Ilustrasi dokter. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Seorang dokter banjir kritikan setelah berkomentar soal kasus COVID-19 yang kembali merebak di Korea Selatan. Ia menyebut orang yang belum terinfeksi virus Corona berarti tidak punya teman.

Pernyataan kontroversial itu diunggah dokter bernama Ma Sang-Hyuk tersebut di laman Facebook miliknya. "Orang dewasa yang belum terinfeksi COVID-19 adalah mereka yang punya masalah interpersonal (hubungan antarpribadi)," tulisnya pada 16 Maret 2022.

Unggahan itu langsung dihapus Ma Sang-Hyuk setelah diserang kritik dari netizen. Belakangan dokter yang menjabat sebagai Vice President Korean Vaccine Society itu menjelaskan bahwa pernyataan yang memancing kemarahan K-netz hanyalah sebuah metafora.

"Pernyataan itu untuk menekankan betapa sulitnya menghindari virus ini bagi setiap orang, dalam situasi di mana kasus terkonfirmasi (COVID-19) sangat tinggi di sebuah wilayah," ujarnya kepada New Daily, seperti dilansir Insider.

Pernyataan Ma Sang-Hyuk senada dengan dokter spesialis penyakit menular asal Meksiko, Brenda Crabtree. Lewat unggahan Twitter, dia juga menyampaikan hal tersebut dengan konotasi yang mirip.

"Kalau kamu tidak ada teman yang sedang terinfeksi (COVID-19) saat ini, berarti kamu memang tidak punya teman," tulisnya.

Pada hari yang sama Ma Sang-Hyuk mengunggah tulisannya, Korea Selatan memecahkan rekor dengan 400.741 kasus baru dalam sehari. Sementara total kasus sejak pandemi mencapai 10 juta, setara dengan 20 persen dari total populasi rakyat Korea Selatan.

Lonjakan kasus COVID-19 di Negeri Ginseng tersebut membuat rumah duka, pemakaman dan krematorium kewalahan. Pada Jumat (18/3/2022) lalu, kasus kematian terkait COVID-19 mencapai 429.



Simak Video "300 Peserta-Panitia Miss World 2021 Positif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)