3 Cara Diet Sehat Paling Efektif Turunkan Berat Badan Menurut Penelitian
Ada puluhan cara diet yang diciptakan dengan klaim bisa menurunkan berat badan dengan cepat. Namun tidak semuanya sehat dan aman bagi tubuh.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan dari Cardiovascular Associates of Virginia Beach, ada tiga cara diet yang dianggap paling sehat dan aman dilakukan dalam jangka panjang atau dijalankan sehari-hari. Apa saja?
Diet Paleo
Para peneliti menemukan bahwa diet Paleo adalah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara sehat dan hasilnya tahan lama. Temuan ini berdasarkan studi yang melibatkan 280 responden, terdiri dari pria dan wanita dengan masalah kelebihan berat badan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti menemukan bahwa responden yang melakukan diet Paleo berhasil menurunkan berat badan paling banyak, rata-rata sekitar 6 kg selama 60 hari. Hasil ini dibandingkan dengan tiga metode diet sehat lainnya yakni Vegan, DASH dan Mediterania.
Diet DASH
Diet DASH mengharuskan konsumsi banyak sayur dan buah, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, ayam, gandum utuh serta lemak sehat yang ramah bagi jantung. Cara diet ini membolehkan konsumsi susu namun hanya yang rendah lemak atau bebas lemak. Sangat disarankan mengonsumsi buah dan sayur bersama makanan kaya protein agar perut terasa kenyang lebih lama.
Menerapkan diet DASH terbukti dapat mengurangi berat badan sebanyak 3,6 kg dalam dua bulan. Selain itu diet ini juga bagus untuk menurunkan kadar trigliserida yang tinggi. Trigliserida merupakan jenis lemak dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol yang telah dikonsumsi, lalu masuk ke tubuh serta terbentuk di hati. Jika jumlahnya berlebihan, berisiko menyebabkan diabetes tipe 2.
Diet Mediterania
Berdasarkan penelitian, diet ini hanya menurunkan sekitar 2,2 kg berat badan jika dijalani secara rutin selama 60 hari. Namun diet ini dianggap cukup sehat dan paling mudah dilakukan ketimbang dua metode diet sebelumnya.
Cara diet ini mengharuskan kamu mengonsumsi whole food dan menghindari produk makanan olahan. Whole food adalah makanan yang diolah dari bahan-bahan segar. Bukan produk dalam kemasan maupun yang dibekukan.
Beberapa jenis makanan yang termausk whole food terdiri dari buah-buahan dan sayuran segar, ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan dan biji-bijian. Diizinkan juga minum red wine sesekali dalam satu bulan.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket











































