Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Indeks Massa Tubuh

Eny Kartikawati - wolipop Kamis, 05 Agu 2021 14:23 WIB
Close-up of slim waist of young woman in big jeans showing successful weight loss, isolated on white background, diet concept. Cara menghitung berat badan ideal. Foto: istock
Jakarta -

Memiliki berat badan ideal menjadi idaman bukan hanya karena penampilan tapi juga demi kesehatan. Bagaimana cara menghitung berat badan ideal?

Salah satu cara menghitung berat badan ideal adalah dengan menggunakan rumus indeks massa tubuh. Rumus tersebut ditemukan oleh Adolphe Quetelet, seorang astronom, ahli matematika dan statistik serta sosiolog asal Belgia.

Dia mengembangkan rumus BMI (Body Mass Index) atau indeks massa tubuh antara 1830 - 1850. Saat itu dia menyebutnya sebagai social physics.

Kata indeks massa tubuh pertamakali diperkenalkan melalui Journal of Chronic Diseases yang ditulis Angel Keys pada 1972. Pada jurnal tersebut, Keys menjelaskan indeks massa tubuh adalah meskipun tidak terlalu memuaskan itu tetap baik untuk ukuran berat badan sebagai indikator obesitas.

Rumus BMI Sebagai Cara Menghitung Berat Badan Ideal

Pada dasarnya Body Mass Index atau Indeks Massa Tubuh (IMT) cara mudah menghitung berat badan ideal berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Untuk penghitungannya, berat badan harus dalam satuan kilogram dan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat.

Rumus Indeks Massa Tubuh:

Rumus BMI, Cara Menghitung Berat Badan IdealRumus BMI, Cara Menghitung Berat Badan Ideal Foto: Istimewa

Misalnya, kamu memiliki berat badan 70 kilogram dan tinggi 160 cm (1,60 meter). Kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,60 x 1,60 = 2,56. Lalu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 70/2,56 = 27,3. BMI 27,3 jika dilihat berdasarkan standar WHO, kamu termasuk gemuk.

Dilansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk kawasan Asia sebagai berikut:

WHOAsia - Pacific
Kurus< 18,5< 18,5
Normal18.5-24.918.5-24.9
Overweight25-29.923-24.9
Obesitas≥30≥25

Pada intinya, semakin lebih berat badan kamu akan semakin tinggi hasil penghitungan BMI dan semakin tinggi risiko terserang obesitas.

Namun dalam beberapa kondisi, BMI ini tidak bisa menjadi indikator. Pada orang-orang berotot seperti petinju, atlet, atlet angkat beban, mereka bisa jadi sebenarnya sehat meski nilai BMI masuk dalam kategori obesitas.

Itulah tadi cara menghitung berat badan ideal dengan menggunakan rumus indeks massa tubuh. Perlu diingat rumus ini juga tidak bisa digunakan pada wanita hamil.



Simak Video "Koleksi Yeezy QNTM Amber Tint Dijual Rp 4,3 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)