Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan 2 Metode, Ini Rumusnya

Lukita Wardani - wolipop Jumat, 07 Mei 2021 09:00 WIB
Young beautiful blonde sporty woman on diet holding weight machine over pink background stressed with hand on head, shocked with shame and surprise face, angry and frustrated. Fear and upset for mistake. Cara menghitung berat badan ideal. Foto: Getty Images/iStockphoto/AaronAmat
Jakarta -

Angka timbangan yang kecil belum tentu ideal untukmu, karena masing-masing orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Sekarang ini sudah semakin banyak orang yang sadar akan kesehatan dan betapa pentingnya memiliki berat badan yang ideal. Bagaimana cara menghitung berat badan ideal?

Mengetahui berapa berat badan idealmu bukan hanya soal urusan penampilan. Memiliki berat badan yang ideal juga menjadi upaya meminimalisir resiko terkena penyakit seperti diabetes dan kanker.

Cara menghitung berat badan ideal kamu bisa menggunakan Rumus Broca. Dalam rumusnya, Broca hanya menggunakan tinggi badan dalam sentimeter, lalu dikurangi 100 untuk mendapatkan berat badan normalnya. Kemudian 10% dari berat badan normal dikurangi untuk mendapatkan berat badan ideal.

Namun rumus Broca ini dianggap gagal dalam beberapa aspek yang penting untuk menghitung berat badan ideal . Misalnya, tidak mempertimbangkan berat badan, usia, dan lingkungan saat ini dan lain lain.

Cara menghitung berat badan ideal dengan rumus Broca:

Pria: Berat Badan Ideal (kg) = [Tinggi (cm) - 100] - ([Tinggi (cm) - 100] x 10%)

Wanita: Berat Badan Ideal (kg) = [Tinggi (cm) - 100] - ([Tinggi (cm) - 100] x 15%)

Contoh menghitung berat badan ideal dengan rumus Broca:

Wanita tinggi 158 cm

Berat badan ideal = (158 -100) - ((158 - 100) x15%) = 58 - 8,7 = 49,3 kg.

Pria tinggi 170 cm

Berat badan ideal = (170 - 100) - ((170-100) x 10%) = 70 - 7 = 63 kg.

Cara menghitung berat badan ideal berikutnya adalah dengan Body Mass Index (BMI). Saat ini, metode yang paling tepat untuk mengitung berat badan ideal adalah menggunakan Body Mass index (BMI) atau yang dikenal dengan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Perhitungan ini membagi berat badan ideal menjadi empat kategori:

1. Orang yang kekurangan berat badan, dengan skor kurang dari 18,5

2. Berat badan normal, dengan skor antara 18,5 - 24,9

3. Kelebihan berat badan, dengan skor 25 - 29,9

4. Obesitas, dengan skor 30 atau lebih.

Namun, penghitungan ini hanya berdasarkan pada tinggi dan berat badan saja tanpa memperhitungkan proporsi tulang, otot, atau lemak seseorang. Misalnya, seseorang dengan otot yang luar biasa besar dengan sedikit lemak (seperti olahragawan, binaragawan, dan lainnya) cenderung memiliki BMI lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang dengan kadar lemak lebih tinggi dan besar otot yang lebih rendah. Hal ini terjadi karena otot empat kali lebih padat dari jaringan lemak.

Cara menghitung berat badan ideal dengan BMI:

BMI (Body Mass Index) atau indeks masa tubuh seseorang dihitung dari berat badannya dalam satuan kilogram dibagi dengan tinggi badannya dalam satuan meter kuadrat. Contohnya seorang wanita memiliki tinggi badan 160 cm (1,60 m) dan berat badan 55 kg.

Berikut cara menghitung berat badan ideal dengan BMI:

1. Kalikan tinggi badan dalam kuadrat

1,60 x 1,60 = 3,20 cm

2. Bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan

55 : 3,20 = 18,75.

Sesuai kategori BMI, artinya wanita dengan tinggi 160 dan berat 55 kg, memiliki berat badan normal karena BMI nya 18,75.

Itulah dua cara menghitung berat badan ideal yang umumnya digunakan. Jadi apakah kamu sudah memiliki berat badan yang ideal?



Simak Video "Ada Squid Game di Dunia Nyata, Hadiahnya Rp 6,5 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)