Terungkap Diet Ekstrem Demi Jadi Artis K-Pop, Sampai Suntik Karbondioksida

Hestianingsih - wolipop Jumat, 07 Mei 2021 11:18 WIB
Kathy Lee Kathy Lee. Foto: Dok. MNet
Jakarta -

Diet ekstrem banyak dilakukan trainee maupun idol K-Pop demi memenuhi 'standar kecantikan'. Bahkan agensi atau manajemen mewajibkan para artis K-Pop menjalani diet yang kadang tak realistis.

Hal itu pun dialami mantan trainee Kathy Lee. Wanita keturunan Amerika-China ini sempat mengikuti survival show Produce 101 yang ditayangkan Mnet. Dia bercerita tentang pengalamannya harus diet ekstrem karena permintaan agensi.

Kathy Lee tergabung dalam MIDAS Entertainment pada 2016 sebagai trainee. Agensi artis itu punya sejumlah peraturan ketat terkait diet.

Kathy LeeKathy Lee. Foto: Dok. MNet

Kepada Buzzfeed, ia mengungkapkan kalau para trainee pada saat itu dipaksa menimbang berat badannya dengan disaksikan banyak orang. Rutinitas ini dilakukan beberapa kali dalam seminggu.

"Saat itu sangat sangat memalukan," tuturnya.

Sebab tak hanya menimbang berat badan. Tapi para trainee juga tidak boleh mengenakan busana. Saat berdiri di atas timbangan, mereka hanya boleh memakai tank top dan celana pendek, agar pakaiannya tidak menambah bobot.

Jadi trainee di usia 14 tahun, kala itu agensi menganggap Kathy Lee kelebihan berat badan untuk jadi seorang idol. Dia pun diharuskan diet ketat.

"Awalnya diet saya sangat tidak sehat," kata Kathy Lee yang pernah dalam sehari hanya makan beberapa keping cokelat.

Setelah itu ia diminta untuk diet rumah sakit. Kathy Lee dan beberapa trainee lainnya diharuskan pergi ke sebuah tempat diet, di mana mereka diberikan semacam obat-obatan herbal.

Kathy LeeKathy Lee. Foto: Dok. MNet

Obat herbal tersebut diklaim berfungsi menahan nafsu makan dan meningkatkan metabolisme tubuh. Meskipun pihak klinik mengklaim itu adalah obat herbal namun Kathy Lee yakin mereka memberinya pil diet.

"Saya tidak tahu. Mereka bilang itu obat herbal, tapi setelah mengambil kelas kesehatan di Amerika, itu seperti, tunggu dulu. Sepertinya itu pil diet. Karena obat itu menahan nafsu makan, sehingga saya tidak merasa lapar. Bahkan tidak mau makan sama sekali, jadi saya hanya makan untuk mengganjal perut," katanya.

Diet rumah sakit yang dijalani Kathy Lee membuat berat badannya turun drastis. Bobotnya pernah mencapai 46 - 47 kg, termasuk underweight karena tinggi badan Kathy Lee 165 cm yang berarti indeks massa tubuhnya (IMT) hanya 16,9. Jauh di bawah IMT normal 18,5 - 22,9.

"Saya ingat merasa sangat lemah. Bahkan menunduk untuk menyapa 'halo' saja rasanya pusing," ungkapnya.

Diet ekstrem tidak berhenti sampai di situ. Selain membatasi makan, paket diet rumah sakit juga termasuk memberikan suntikan carboxy atau carboxytherapy.

Prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan gas karbondioksida ke dalam tubuh untuk memecah dan menyaring lemak, sehingga diharapkan lebih mudah menurunkan berat badan.

"Memakai alat listrik dengan jarum-jarum di sekitarnya dan kemudian tubuh disetrum," jelas Kathy Lee.

Kathy LeeKathy Lee. Foto: Dok. MNet

Setelah menjalani semua tindakan itu, para trainee masih harus diet ketat untuk menjaga berat badannya. Sehari-harinya dia hanya makan yogurt untuk sarapan, mentimun dengan tomat ceri dan telur rebus saat makan siang dan telur rebus dicampur ubi untuk makan malam.

Kathy Lee sempat mempertanyakan diri sendiri, apakah semua usahanya itu sepadan? Namun saat itu usianya masih sangat muda dan dia begitu ingin mewujudkan mimpi menjadi artis K-Pop.

Sampai akhirnya dia sadar bahwa lingkungan seperti itu tidak sehat baginya. Kathy Lee pun memutuskan berhenti dan memilih menjalani kehidupan normal.

Di usia 18 tahun, Kathy Lee terdaftar sebagai mahasiswi Vanderbilt University di Amerika Serikat. Dia kini fokus mempelajari ekonomi.

(hst/hst)