Kaleidoskop 2020

5 Tren Kesehatan Terburuk dari TikTok di 2020

Hestianingsih - wolipop Selasa, 29 Des 2020 10:34 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang sedang sakit gigi dan gusi Foto: Thinkstock
Jakarta -

Berbagai tren kesehatan muncul di TikTok sepanjang 2020 ini. Terlebih lagi selama masa pandemi virus Corona, orang lebih banyak berdiam di rumah, sehingga membuat konten-konten semacam ini semakin populer.

Sayangnya, tidak semua informasi kesehatan yang dibagikan lewat video berdurasi 15 detik itu benar atau berdasarkan fakta. Sejumlah bintang TikTok membagikan tips kesehatan yang justru berbahaya jika ditiru.

Ini lima tren kesehatan terburuk dari TikTok sepanjang 2020.

1. Tren Kesehatan Meratakan Gigi dengan Pengikir Kuku

tren kesehatan TikTokTren kesehatan terburuk dari TikTok. Foto: TikTok

Tren kesehatan terburuk 2020 di Tiktok yang pertama muncul pada September 2020. Ramai di TikTok para wanita mengikir giginya sendiri dengan pengikir kuku. Mereka mengunggah video yang memperlihatkan aksinya menggosok-gosokkan alat tersebut di tepian gigi bagian depan.

Cara ini ini dipercaya dapat membuat gigi terlihat lebih rata dengan biaya terjangkau. Tak perlu ke dokter gigi dan bisa dilakukan di rumah.

Meratakan gigi sendiri dengan pengikir kuku sangat tidak disarankan. Para dokter gigi pun khawatir jika semakin banyak orang menirunya karena bisa berakibat fatal.

"Bisa menyebabkan kerusakan permanen pada struktur dan enamel di sekitar tepian gigi. Enamel gigi tidak bisa tumbuh kembali jadi kerusakannya tak bisa diperbaiki," jelas dokter gigi Sunny Sihra seperti dikutip dari Metro.

2. Memutihkan Gigi Sendiri dengan Bleaching

tren kesehatan TikTokTren kesehatan terburuk dari TikTok. Foto: TikTok

Pada Agustus 2020, muncul tren kesehatan di TikTok, cara memutihkan gigi dengan produk bleaching atau cairan pemutih. Caranya cotton bud dicelupkan ke pemutih, lalu digosokkan ke gigi. Produk pemutih yang digunakan berbahaya karena mengandung hidrogen peroksida.

Hidrogen peroksida adalah bahan kimia yang umum terkandung di produk bleaching rambut dan pupuk. Adanya tren tersebut membuat dokter gigi resah karena sangat membahayakan.

"Ini sangat mengkhawatirkan karena orang mau mempertaruhkan kesehatan mereka demi kosmetik seperti ini," ujar Dr. Krystyna Wilczynski, ahli bedah gigi, seperti dikutip dari The Sun.

Hidrogen peroksida berbahaya bagi kesehatan gigi. Jika digunakan secara tidak tepat dapat mengiritasi gusi, gigi menjadi lebih sensitif. Skenario terburuk adalah bisa kehilangan gigi.

3. Mengikis Tahi Lalat

tren kesehatan TikTokTren kesehatan terburuk dari TikTok. Foto: TikTok

Bosan karena harus di rumah karena pandemi virus Corona, sejumlah pengguna TikTok menemukan cara untuk menghilangkan tahi lalat sendiri. Mereka membagikan video menghilangkan tahi lalat dengan cara yang berbahaya.

Pertama mereka mencampurkan cuka atau chemical peeling dan mengaplikaskannya ke tahi lalat. Tren kesehatan di TikTok ini pun membuat dokter kulit khawatir karena berpotensi menimbulkan iritasi parah sampai memicu kanker.

Menghilangkan tahi lalat memang tidak bisa sembarangan. Harus dengan prosedur yang sudah terbukti secara ilmiah dan dilakukan oleh dokter spesialis serta profesional.

4. Tes Indra Penciuman dengan Minum Alkohol 95%

tren kesehatan TikTokTren kesehatan terburuk dari TikTok. Foto: TikTok

Salah satu gejala COVID-19 adalah hilangnya indra penciuman dan pengecap. Muncul tren kesehatan di TikTok, orang-orang yang mengalami gejala ringan COVID-19, mengecek kemampuan mereka mengecap dan merasakan dengan minum minuman bermerek Everclear.

Tujuannya, untuk mengetahui apakah mereka bisa merasakan sensasi terbakar ketika alkohol mengenai lidah dan meluncur ke tenggorokan. Everclear merupakan minuman beralkohol hasil fermentasi jagung. Kadar alkoholnya bervariasi mulai dari 60 persen hingga 95 persen.

Dengan kadar sangat tinggi, Everclear tidak boleh diminum begitu saja, melainkan harus diencerkan terlebih dahulu. Dokter menyatakan, minum Everclear terus-menerut bisa membahayakan tubuh.

Seperti dikutip dari Business Insider, minum Everclear bisa langsung menyebabkan keracunan alkohol, kondisi yang dapat memicu kematian.

5. Benadryl Challenge

Chloe PhilipsChloe Philips, korban tren kesehatan terburuk dari TikTok. Foto: istimewa

Benadryl Challenge adalah sebuah tantangan di mana para pengikutnya diminta meminum obat alergi merek Benadryl sebanyak-banyaknya sampai mengalami halusinasi. Setelahnya, reaksi mereka direkam dan diunggah ke TikTok.

Tantangan ini sangat berbahaya bahkan mengakibatkan kematian seorang remaja bernama Chloe Phillips. Remaja berusia 15 tahun itu meninggal setelah overdosis karena meminum terlalu banyak obat demi mengikuti Benadryl Challenge.

Scott Schaeffer, Direktur Pusat Informasi Obat-obatan dan Racun Oklahoma, memperingatkan kepada remaja lainnya akan bahaya dari tantangan TikTok yang membuat Chloe sampai kehilangan nyawa. Menurut Scott, tantangan tersebut bisa mengancam hidup seseorang.

"Mengonsumsi Benadryl dalam jumlah yang banyak, menyebabkan kejang, khususnya, masalah jantung. Jantung bisa berdebar tidak teratur dan tidak memompa darah secara efektif," jelas Scott.

Itulah lima tren kesehatan terburuk dari TikTok sepanjang 2020. Tren yang tidak layak bahkan berbahaya jika ditiru.

(hst/hst)