Cara Aman Simpan Masker Kain Setelah Dilepas Jika Tak Bisa Langsung Dicuci

Hestianingsih - wolipop Selasa, 26 Mei 2020 13:41 WIB
Masker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai Ulang Ilustrasi masker kain. Foto: Instagram
Jakarta -

Pakai masker medis atau masker kain jadi salah satu bagian dari panduan new normal yang digalakkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) untuk kembali beraktivitas di tengah pandemi virus Corona. Pemerintah Indonesia sendiri mewajibkan masyarakat mengenakan masker kain ketika bepergian ke luar rumah.

Memakai masker memang tidak seratus persen melindungi kita tertular COVID-19. Namun penggunaan masker kain jadi sangat penting untuk menekan penyebarannya. Masker kain maupun medis akan menghalangi kita menularkan virus ke orang lain, jika kita termasuk carrier atau OTG (orang tanpa gejala).

Kini setelah banyak orang sadar harus memakai masker ketika berada di luar rumah, cara melepas dan membersihkannya pun harus diperhatikan. Terutama jika kamu memakai masker kain yang bisa dipakai berulang kali.

Masker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai UlangMasker Kain dari Brand Lokal yang Bisa Dipakai Ulang. Foto: Instagram


Seperti dikutip dari Allure, CDC merekomendasikan agar kamu mencuci masker kain secara rutin, tergantung dari frekuensi pemakaian. Dokter spesialis penyakit menular Cassandra M. Pierre mengatakan masker kain harus dicuci setiap sekali pemakaian. Maka ada baiknya jika kamu memiliki persediaan 2-3 masker kain agar bisa dipakai bergantian.

Cara menyimpan masker kain setelah dilepas juga harus diperhatikan. Saat melepas, lipat masker jadi dua, dengan bagian dalamnya berada di dalam lipatan. Hal ini untuk mencegah tangan menyentuh bagian dalam masker yang sudah terkena sekresi air liur ketika digunakan.

Jika tidak langsung dicuci karena masih berada di luar rumah, simpan masker kain yang sudah dilipat ke dalam plastik kedap udara. Maka ada baiknya bila kamu juga menyediakan kantong plastik dengan klep penutup yang kedap udara.

Women sewing protective mask, Quebec, CanadaIlustrasi masker kain. Foto: Getty Images/lisegagne


Setelah sampai di rumah, langsung keluarkan masker kain dari kantong plastik dan masukkan ke mesin cuci atau keranjang cucian kotor. Cassandra mengatakan tidak perlu memisahkan masker kain dengan pakaian lainnya karena deterjen sudah cukup untuk membunuh virus.

Namun menurutnya lebih baik lagi apabila masker dicuci dengan air hangat atau panas. Sebab, suhu tinggi bisa membantu membunuh virus dengan cepat.

Perhatikan juga kondisi masker kain jika sudah lama digunakan. Masker kain harus dicuci setiap hari dan proses pencucian itu bisa membuat bahannya menipis.

Ketika bahan masker kain sudah tipis maka tidak efektif lagi untuk melapisi mulut dan mencegah penularan. Oleh sebab itu kamu juga perlu mengganti masker kain secara berkala.

"Kalau kamu merasa masker kain sudah mulai menipis, mungkin saatnya beli yang baru untuk perlidungan lebih baik," pungkasnya.



Simak Video "Tren Masker Premium di Masa New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)