'Disarankan' Trump, Seorang Wanita Semprot Makanan dengan Sabun Antiseptik

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 28 Apr 2020 10:32 WIB
Cleaning with spray detergent, rubber gloves and dish cloth on work surface concept for hygiene Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Beberapa waktu lalu Presiden AS Donald Trump melontarkan pernyataan yang dianggap menyesatkan mengenai pencegahan virus Corona. Trump 'menyarankan' orang-orang meminum disinfektan yang kemudian dianggapnya hanya sebagai sarkasme. Meski begitu, banyak orang mengikuti saran Trump tanpa berpikir lebih jauh. Tak hanya diminum, ada pula yang menyemprotkannya ke makanan.

Hal tersebut dilaporkan oleh seorang komentator politik bernama Kevin Maguire di Twitter. Dikatakan jika ada seorang wanita di Inggris yang menyemprotkan sabun antiseptik Dettol setelah menonton pernyataan Trump. Presiden AS itu pun dianggap menginfeksi kebodohan.

"Wanita Inggris menyemprotkan makanan dengan Dettol lalu memakannya setelah menonton Trump, berpikir itu akan menyelamatkannya dari virus Corona, seorang kenalan petugas kesehatan mengatakan padaku. Aku terganggu dengan Donald menginfeksi Inggris dengan kebodohannya," tulis Kevin.

Pernyataan Trump yang terdengar tidak masuk akal memang dianggap sebagai ide manjur untuk sebagian. Sebelumnya muncul pula sebuah laporan mengenai seorang pencuri yang minum hand sanitizer dan diduga karena mengikuti saran Trump. Sejumlah orang juga mengalami keracunan karena pernyataan kontroversial tersebut.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bahkan telah memperingatkan agar warga tidak meminum cairan disinfektan karena tentunya berbahaya untuk tubuh daripada bisa menyembuhkan apapun. FDA juga meminta brand disinfektan untuk menyampaikannya kepada masyarakat.

Hal ini berawal ketika pejabat AS menjabarkan hasil riset pemerintah yang mengindikasikan virus Corona melemah saat terpapar cahaya matahari dan suhu udara yang hangat. Penelitian itu juga menunjukkan cairan pemutih dapat membunuh virus dalam ludah atau cairan pernafasan lainnya dalam waktu lima menit. Adapun pernyataan emngenai alkohol isopropyl dapat mematikannya dengan lebih cepat.

"Aku lihat dari hasil riset cairan disinfektan dapat membunuh virus dalam waktu satu menit. Satu menit. Ada carakah supaya kita bisa mengujinya, seperti menyuntik cairan disinfektan atau membersihkan tubuh kita? Aku tertarik melihatnya," kata Trump ketika itu.



Simak Video "Seniman Ini Jadikan Donald Trump Sebagai Barbie"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)