Menangis Tiap Malam, Penyiar CNN Curhat Rasanya 2 Minggu Terinfeksi Corona

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 24 Apr 2020 12:45 WIB
brooke baldwin Foto: Instagram @brookebaldwin
Jakarta -
Brooke Baldwin adalah penyiar CNN AS kedua yang terinfeksi virus Corona. Ia pun tengah rehat dari kerja untuk berusaha menyembuhkan diri dengan isolasi mandiri. Meski tidak dirawat di rumah sakit, Brooke mengalami gejala yang cukup parah. Dalam sebuah esai, ia bahkan mengaku menangis setiap malam.

Penyiar berita tersebut pertama kali mengumumkan dirinya positif Corona awal April. Hingga kini tampaknya gejala-gejala virus COVID-19 masih dirasakannya. Dalam tulisannya terungkap jika penyakit itu bisa sangat menyiksa untuk sebagian orang terutama pada dua minggu pertama.

"Aku berada di tempat yang sangat gelap, terutama ketika malam. Di bawah pengaruh virus Corona, ketika hari hampir berakhir, aku sering menangis, tidak bisa mencegah rasa takut dan isolasi yang aku rasakan akan datang," ungkapnya.

Wanita 40 tahun tersebut mengaku merasa lebih beruntung daripada pasien lain. Namun Brooke Baldwin mengakui bahwa virus tersebut sangat mempengaruhi tubuhnya hingga membuat beberapa bagian tubuh terasa sakit, kehilangan kemampuan merasa, dan mencium yang memang menjadi gejala-gejala awal penyakit ini.


[Gambas:Instagram]



"Aku bisa ingat hari sebelum aku kehilangan kemampuan untuk merasa atau mencium. Aku terus mencium bau acrid ammonia seperti bau pembersih perhiasan. Tapi tidak ada perhiasaan sama sekali. Keesokan harinya, aku tidak bisa merasakan butter asin di roti panggangku dan tidak dapat merasakan peppermint dalam tehku," kata Brooke.

Kebanyakan orang yang terinfeksi virus Corona merasakan kesulitan bernapas. Tapi untungnya Brooke tidak merasakannya. Dikatakan jika hal tersebut merupakan versi baru dari gejala virus Corona karena paru-parunya tampak baik-baik saja. Meski begitu, ia mengaku tetap mengalami demam, kedinginan, nyeri tubuh, hingga pembengkakan di bawah rahang.

"Selain nafsu makan, energiku juga terkuras. Aku tidur dengan mudah 10-12 jam setiap malam, bangun di banyak pagi dengan basah keringat di sprei,"

Namun yang paling membuatnya takut adalah ia tidak pernah tahu kapan virus tersebut akan sembuh dan betapa ia merasa sendiri dengan penyakit itu. "Aku tidak pernah tahu kapan ini akan berakhir. Ini melelahkan, mengerikan, dan membuat kesepian," tambah Brooke.

Untungnya kini Brooke Baldwin hampir bebas dari siksaan virus Corona. Dalam postingan terbarunya, Brooke baru saja dites kembali dan hasilnya negatif. Ia pun berterima kasih kepada dokter dan perawat yang menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah ini.

[Gambas:Instagram]





Simak Video "Saat Para Model Bergaya Melawan Dinginnya Gunung Kelimutu"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)