10 Ciri-ciri Terkena Virus Corona, Ada yang Baru

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 14 Apr 2020 14:14 WIB
Ciri-ciri Terkena Virus Corona. Foto: BBC Karangan Khas Ciri-ciri Terkena Virus Corona. Foto: BBC Karangan Khas
Jakarta -

Para peneliti hingga saat ini masih terus melakukan penelitian mengenai kasus virus Corona baru. Apa saja gejalanya, serta penyakit-penyakit yang bisa ditimbulkan dari virus tersebut. Di Indonesia sendiri saat ini sudah ada 4.557 kasus positif Corona. Sebanyak 380 orang dinyatakan sembuh sementara 399 lainnya meninggal dunia.

Umumnya gejala yang paling sering ditemukan di hampir sebagian besar kasus COVID-19 adalah demam, batuk, dan sesak napas. Tetapi ada beberapa gejala tambahan yang mungkin terjadi, seperti yang sangat mirip dengan flu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, gejala-gejala tersebut dapat muncul mulai dari dua hingga 14 hari setelah seseorang terpapar atau terinfeksi virus. Seperti dikutip dari CNN, berikut ini 10 ciri-ciri terkena virus Corona:

1. Napas Pendek

Ciri-ciri terkena virus Corona yang pertama adalah sesak napas atau napas pendek. Sesak napas atau napas pendek ini bisa terjadi tanpa diikuti dengan batuk. Jika kamu merasakan hal ini, seperti dada terasa ketat atau seperti tidak bisa bernapas maka itu bertanda bahwa kamu harus segera memeriksakannya ke dokter dengan segera. Hal itu dikarenakan ciri-ciri terkena virus Corona yang satu ini adalah yang paling serius.

"Jika ada sesak napas segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda, perawatan darurat setempat atau departemen darurat," kata Presiden Asosiasi Medis Amerika Dr. Patrice Harris.

CDC juga menginfokan tanda-tanda peringatan darurat lainnya untuk COVID-19 sebagai "rasa sakit yang terus menerus atau tekanan di dada," dan "bibir atau wajah yang kebiruan," yang dapat mengindikasikan kekurangan oksigen. Jika merasakan hal itu maka segeralah periksakan diri ke dokter.

2. Demam

Ciri-ciri terkena virus Corona yang kedua adalah demam. Demam adalah tanda kunci COVID-19. Namun hal itu tidak selalu berarti jika suhu tubuhmu lebih tinggi atau lebih rendah dari suhu normal maka kamu positif COVID-19. Beberapa orang memang memiliki suhu tubuh inti yang lebih rendah atau lebih tinggi dari suhu tubuh normal, yaitu 37 derajat Celcius. Oleh karena itu para ahli mengatakan bahwa jangan memfokuskan pada angka.

Menurut Dr. William Schaffner, seorang profesor kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine di Nashville, jangan mengandalkan suhu tubuh yang diambil pada pagi hari. Hal itu dikarenakan suhu tubuh tidak akan sama pada siang hari. Sebagai gantinya, kamu bisa mengambil suhu tubuh pada sore dan malam hari.

"Salah satu gejala demam yang paling umum adalah suhu tubuh Anda naik di sore hari dan malam hari. Itu adalah cara umum virus menghasilkan demam," kata Schaffner.

3. Batuk Kering

Ciri-ciri terkena virus Corona yang ketiga adalah batuk kering. Batuk kering adalah salah satu gejala umum yang banyak dirasakan oleh pasien terinfeksi COVID-19. Tetapi batuk akibat virus Corona bukanlah batuk biasa. Batuk tersebut akan sangat mengganggu dan bisa dirasakan datang dari dalam dada.

"Itu bukan rasa geli di tenggorokanmu. Anda tidak hanya batuk untuk membersihkan tenggorokan. Bukan hanya batuk karena iritasi. Itu berasal dari tulang dada Anda, dan Anda dapat mengatakan bahwa tabung bronkial Anda meradang atau teriritasi," jelas Schaffner.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada bulan Februari, lebih dari 33% dari 55.924 orang dengan kasus COVID-19 yang dikonfirmasi pihak laboratorium mengalami batuk berdahak dari paru-paru mereka.

Ciri-ciri terkena virus corona.Ciri-ciri terkena virus corona. Foto: AP Photo

4. Menggigil dan Pegal-pegal

Ciri-ciri terkena virus Corona yang keempat adalah badan terasa menggigil dan pegal-pegal atau sakit di sekujur tubuh. Rasa tersebut biasanya datang pada malam hari. Namun menurut para ahli, tidak semua orang merasakan reaksi yang parah. Beberapa orang bahkan bisa sama sekali tidak merasakan ciri-ciri terkena virus Corona tersebut, sementara orang lainnya merasa kedinginan seperti flu yang lebih ringan, kelelahan, sakit pada sendi dan otot.

Sayangnya sulit untuk mengetahui apakah itu adalah flu biasa atau virus Corona. Salah satu tanda kamu mungkin memiliki ciri-ciri terkena virus Corona adalah jika gejala yang kamu derita tidak kunjung membaik setelah seminggu atau lebih dan terus memburuk.

5. Kebingungan Mendadak

Ciri-ciri terkena virus Corona yang kelima adalah kebingungan secara mendadak atau tiba-tiba. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC mengatakan bahwa kamu perlu waspada jika secara tiba-tiba merasakan kebingungan atau ketidakmampuan untuk bergerak dan bangun. Hal itu bisa mengindikasikan bahwa kamu memerlukan perawatan darurat.

Jadi jika kamu atau orang-orang di sekitarmu memiliki tanda-tanda tersebut, terutama jika ciri-ciri terkena virus Corona itu disertai dengan tanda kritis lainnya seperti bibir kebiruan, kesulitan bernapas, atau nyeri dada maka CDC menyarankan untuk segera mencari bantuan.

6. Masalah Pencernaan

Ciri-ciri terkena virus Corona yang keenam adalah masalah pencernaan atau lambung. Awalnya para peneliti tidak berpikir bahwa diare atau masalah lambung semacamnya akan muncul sebagai salah satu ciri-ciri terkena virus Corona. Namun kini dengan semakin banyaknya penelitian tentang korban yang selamat, maka ditemukanlah ciri-ciri terkena virus Corona yang baru ini dikarenakan banyak pasien selamat yang mengaku mengalami gejala tersebut. Dr. Sanjay Gupta mengatakan bahwa dalam sebuah penelitian di China yang meneliti sekitar 200 pasien yang paling awal terinfeksi, ditemukan bahwa gejala pencernaan atau lambung sebenarnya sudah dialami oleh setengah dari pasien tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2