Mau Kabur dari Ruang Isolasi, Pasien Corona Serang dan Gigit Perawat

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 02 Apr 2020 18:30 WIB
Chika Patrick Perawat di China diserang pasien corona yang mencoba kabur dari isolasi. Foto: Youtube
Jakarta -

Saat pemerintah mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk melakukan isolasi diri di rumah selama pandemi Corona, para tenaga medis justru masih harus bekerja di rumah sakit untuk menyembuhkan pasien yang sudah terjangkit. Itulah mengapa di saat-saat seperti ini para tenaga medis adalah orang yang paling berjasa. Mereka berani mempertaruhkan nyawa demi menyembuhkan orang lain dan melawan Covid-19. Oleh karena itu kita harus selalu menghormati dan menghargainya, bukan malah melakukan hal seperti yang dilakukan oleh seorang pasien Covid-19 yang satu ini.

Seperti dikutip dari ZaoBao, seorang pasien di Guangzhou, China yang berusia 47 tahun dikabarkan menyerang perawat yang merawatnya. Pria bernama Okonkwonwoye Chika Patrick yang berasal dari Nigeria itu tiba di Guangzhou pada 20 Maret dan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Lalu pada 23 Maret, dia mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Tidak disangka pada 1 April, pria yang hingga saat ini masih berstatus pasien positif Corona itu justru melakukan aksi nekat yang membahayakan. Pihak keamanan umum kota Guangzhou yang menerima kabar tersebut mengatakan bahwa seorang pasien di bangsal isolasi Guangzhou No.8 People's Hospital tidak bisa diajak bekerja sama hingga melukai seorang perawat di sana.



Kejadian tersebut bermula saat seorang perawat tersebut hendak mengambil darah Patrick untuk kemudian dites. Namun pasien tersebut menolak dan malah berusaha kabur dari ruang isolasi. Melihat hal tersebut, sang perawat langsung mencegahnya agar tidak keluar, tetapi Patrick malah memukul dan menggigit wajah perawat yang tidak disebutkan namanya itu.



Aksi kekerasan sang pasien membuat perawat malang tersebut luka di bagian wajah dan leher serta cedera di pinggangnya. Untungnya, luka dan cedera tersebut masih tergolong ringan. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, saat ini pihak rumah sakit sudah memperkuat keamanan di bangsal isolasi. Pihak polisi juga telah menyelidiki masalah ini.

Pasien yang melakukan aksi kekerasan pada perawat itu kini ditetapkan sebagai tersangka. Namun dia belum dijebloskan ke penjara dan masih harus dirawat di ruang isolasi di rumah sakit karena statusnya sebagai pasien virus corona. Dia diisolasi di bawah pengawasan polisi.



Simak Video "Wow! Ada Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia untuk Cegah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)