Ini Aturan Pakai Masker Kain, Agar Maksimal Cegah Corona

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 01 Apr 2020 05:30 WIB
Masker Off-White Aturan memakai masker kain untuk mencegah tertular virus corona. Foto: Dok. Totally Tala
Jakarta -

Pandemi corona telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Tidak heran jika setiap orang kini berlomba-lomba membeli peralatan yang dapat melindungi diri dari infeksi Covid-19 atau virus Corona. Akibatnya, beberapa peralatan seperti hand sanitizer dan masker menjadi langka atau sulit untuk ditemukan. Benda alternatif pun bermunculan akibat kelangkaan itu. Saat ini banyak orang yang memproduksi atau membuat masker kain sendiri. Namun apakah masker kain ini tergolong ideal untuk mencegah penularan infeksi Covid-19?

Seperti dikutip dari Live Science, masker kain sebenarnya tidak ideal. Namun mengingat kurangnya alat perlindungan medis di tengah pandemi Corona maka masker kain bisa menjadi pilihan terbaik bagi sebagian orang. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC pun merekomendasikan para penyedia layanan kesehatan yang tidak memiliki pilihan lain, untuk menggunakan bandana atau syal ketika merawat pasien Covid-19. Idealnya, bandana atau syal tersebut tetap harus dipasangkan dengan pelindung wajah. Walaupun demikian, belum dapat dipastikan apakah hal tersebut bisa mengurangi risiko tertular virus Corona atau tidak.

Sayangnya memang masih banyak negara yang tidak memiliki persediaan APD (Alat Perlindungan Diri) yang memadai untuk para pekerja kesehatan. Sehingga para pekerja kesehatan terpaksa menggunakan peralatan seadanya yang justru dapat memperbesar risiko terinfeksi Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Raina Maclntyre, kepala Biosecurity Research Program di University of New South Wales.

Seberapa Efektif Masker Kain untuk Melindungi Diri dari Corona?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Raina dan dipublikasikan dalam jurnal BMJ pada 2015, masker kain justru menyebabkan lebih banyak infeksi daripada masker medis. Penelitian ini dilakukan pada para profesional medis yang mengobati pasien flu di rumah sakit Hanoi.

Berdasarkan penelitiannya, masker kain dapat menyebabkan kelembaban, sering digunakan berulang kali, dan memiliki kemampuan menyaring yang lebih buruk dibandingkan dengan masker medis. Namun menurutnya tetap akan lebih baik jika menggunakan masker kain daripada tidak menggunakan masker sama sekali.

Penelitian lain yang diterbitkan pada 2013 di jurnal Disaster Medicine and Public Health Preparedness mengungkapkan bahwa masker bedah komersial tiga kali lebih efektif untuk mencegah penyebaran flu daripada masker kain buatan sendiri. Jadi kesimpulannya adalah masker kain hanya dianggap sebagai upaya terakhir untuk mencegah penularan virus Corona jika kamu tidak bisa menemukan masker bedah.

Walaupun demikian perlu diingat bahwa masker penutup wajah hanya menawarkan perlindungan terbatas dan seharusnya tidak dianggap sebagai perlindungan yang memadai. Oleh karena itu ada beberapa langkah-langkah pencegahan lainnya yang juga perlu dilakukan:

1. Hindari kontak dekat dengan orang-orang yang terlihat tidak sehat dan menderita demam atau batuk.
2. Tutupi hidung dan mulut menggunakan tisu atau siku tangan saat batuk atau bersin.
3. Rajin mencuci tangan dengan air dan sabun untuk mengurangi penyebaran virus dari tangan ke wajah atau ke orang lain.
4. Bersihkan permukaan keras, terutama yang seringkali tersentuh, sperti gagang pintu, menggunakan produk-produk pembersih.
5. Selalu gunakan masker penutup hidung dan mulut, terutama jika sedang terkena flu. Hal itu akan membantu mengurangi risiko penularan.

Aturan Memakai Masker Kain Agar Terhindar dari Virus Corona?

Selain hal-hal di atas, beberapa aturan penting pakai masker kain di bawah ini juga perlu kamu tahu:

1. Selalu gunakan masker penutup wajah dengan orientasi yang sama. Gunakan sisi yang sama untuk di bagian luar (sisi yang terkontaminasi). Jangan membolak-balikkan sisi penggunaan masker. Oleh karena itu disarankan dalam membuat masker kain, buat kedua sisi dengan warna berbeda agar bisa ingat sisi mana yang jadi bagian luar dan dalam.

2. Rutin mencuci masker kain menggunakan mesin cuci. Hal itu akan membantu menghilangkan setiap residu partikel virus atau bakteri yang mungkin mencemari bagian luar masker. Usahakan setelah dicuci dikeringkan di mesin cuci dengan suhu yang tinggi.

3. Lepaskan masker dengan memegang tali dari bagian belakang lalu tarik ke depan. Jangan menyentuh bagian bahan masker. Tapi jika kamu ingin menyentuhnya maka jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah menyentuhnya.

Bagi orang-orang yang tidak berada di bidang medis, fungsi utama dari masker adalah untuk membantu mencegah seseorang menyebarkan virus ke orang lain. Hanya kecil kemungkinannya masker dapat membuatmu tetap aman. Cara terbaik untuk melindungi diri dari bahaya infeksi virus Corona adalah dengan melakukan isolasi diri di rumah.



Simak Video "Resepsi Nikah Ditunda karena Corona, Gimana Vendor Fotografi Menyikapinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)