Pria Ini Terobsesi Mirip Popeye, Berakhir Tragis karena Ototnya Jadi Busuk

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 21 Nov 2019 12:13 WIB
Kirill Tereshin. Foto: instagram @ubonad Kirill Tereshin. Foto: instagram @ubonad

Jakarta - Seorang binaragawan berusia 23 tahun terobsesi menjadi seperti tokoh kartun legendaris, si pelaut Popeye. Ia pun menyuntikkan tiga liter petroleum jelly agar ototnya terlihat besar seperti Popeye. Akibat perbuatannya, ia kini bernasib tragis karena ototnya membusuk.

Pria malang bernama Kirill Tereshin yang berasal dari Rusia itu menyuntikkan sekitar tiga liter Petroleum Jelly ke kedua lengannya. Dia melakukan tindakan nekat yang berbahaya itu karena ingin ototo bisep dan trisepnya membesar seperti Popeye.

Menurut The Sun, Kirill telah menyuntikkan Petroleum Jelly yang kemudian menyebar di ototnya. Setelah melakukan prosedur membahayakan itu dia mulai mengalami demam tinggi, rasa sakit dan sangat lemah.

Pria Ini Terobsesi Mirip Popeye, Berakhir Tragis karena Ototnya Jadi Busuk Kirill Tereshin (kaus biru). Foto: instagram @ubonad


Alih-alih menjadi seperti Popeye yang kekar, Kirill kini malah harus menjalani amputasi ganda jika ia tidak menyingkirkan implan yang telah menyebabkan ototnya membusuk. Dia harus menjalani operasi untuk menghilangkan implan Petroleum Jelly yang ada di lengannya karena dia bisa meninggal jika tidak melakukannya.

Selama operasi, ahli bedah harus menghilangkan gumpalan Petroleum Jelly dan daging dari lengan Kirill yang ukurannya mencapai 24 inch atau 61 cm. Dalam proses operasi tersebut, dokter mengangkat benjolan besar di lengannya yang beratnya sebesar tiga kilogram.

"Kirill menyuntikkan sekitar tiga liter Petroleum Jelly ke setiap lengan yang mengendap di jaringan otot sehingga menyebabkan penyumbatan aliran darah," ujar dokter yang menangani kasus Kirill. "Akibatnya jaringannya mati dan digantikan dengan bekas luka sangat kuat seperti pohon," tambah sang dokter.

Setelah operasi awal, Kirill harus menjalani setidaknya tiga lagi kali operasi. Jika semua operasi berjalan lancar, dia baru bisa menggerakan lengannya lagi.

"Petroleum jelly yang ada di bawah jaringan kulit dan kulit itu sendiri, semuanya harus dihilangkan, tetapi kita perlu menjaga vena, saraf dan fungsi lain dari anggota tubuh Kirill," kata ahli bedah.

Ahli bedah mengatakan bahwa Kirill termasuk orang yang sangat beruntung karena suntikan Petrolleum Jelly itu tidak menyebar ke seluruh tubuh lainnya.






Simak Video "Sekarang Menicure dan Pedicure Bisa Pakai Kacamata VR Lho!"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)