Belajar dari Gwyneth Paltrow, Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Tia Reisha - wolipop Sabtu, 27 Apr 2019 11:00 WIB
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock

Jakarta - Di usia 45 tahun, Gwyneth Paltrow didiagnosis osteopenia atau kondisi peralihan tulang yang sehat menuju osteoporosis. Dilansir dari everydayhealth, tingkat vitamin D yang rendah menjadi penyebab tulangnya rapuh dan patah.

"Osteopenia adalah istilah untuk menggambarkan kondisi peralihan tulang sehat menuju osteoporosis. Tulang osteopenia mengalami penurunan kepadatan secara perlahan sehingga menjadi lebih lemah dibandingkan tulang normal tetapi belum rentan untuk mengalami kerusakan dan patah seperti gejala osteoporosis," ujar Medical Advisor Kalbe Nutritionals dr. Ervina Hasti W kepada Wolipop, Sabtu (27/4/2019).

Menurutnya, peralihan osteopenia menjadi osteoporosis juga sangat dipengaruhi oleh kesehatan dan kepadatan tulang saat sebelum memasuki usia 30 tahun. Pada orang yang memiliki tulang sehat, osteopenia bisa baru muncul di atas usia 50 tahun.


"Hilangnya kepadatan tulang tidak selalu berujung pada osteoporosis. Karena hal tersebut sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, pola makan, rutinitas aktivitas fisik, serta kecukupan suplementasi nutrisi tulang, terutama berbagai vitamin dan mineral yang diperlukan," lanjut dr. Ervina.

Agar terhindar dari osteoporosis, langkah pencegahan sangat penting dilakukan untuk mencegah tulang mengalami percepatan kerusakan. Langkah pencegahan yang dilakukan pun beragam, misalnya berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol. Bisa juga memulai aktivitas fisik yang efektif untuk mempertahankan kepadatan tulang seperti olahraga angkat beban.

"Selain itu penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D dari asupan utuh seperti yang berasal dari produk olahan susu. Untuk membantu terpenuhinya nutrisi harian dapat dengan mengonsumsi Entrasol yang mengandung nutrisi lengkap dan seimbang, yakni Hytolive atau ekstrak buah zaitun," ujar dr. Ervina.

Entrasol merupakan susu untuk orang dewasa yang tidak hanya dilengkapi kalsium dan vitamin tinggi demi mencegah osteoporosis, tetapi juga mengandung hytolive untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah terjadinya penuaan dini.


Susu ini juga bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit jantung koroner, serta anti-inflmasi yang dapat membantu mengatasi nyeri pada radang sendi atau arthritis.

"Hytolive juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh untuk memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih dan membantu menjaga kesehatan kulit," pungkas dr. Ervina.
(prf/eny)