Mengenal Vaginal Scraping yang Dilakukan Mel B untuk Hapus Jejak Mantan

Hestianingsih - wolipop Selasa, 15 Jan 2019 15:04 WIB
Mel B melakukan vaginal scraping, operasi untuk meremajakan vagina. Foto: Getty Images Mel B melakukan vaginal scraping, operasi untuk meremajakan vagina. Foto: Getty Images

Jakarta - Penyanyi Mel B melakukan vaginal scraping, sebuah prosedur peremajaan vagina untuk menghapus 'jejak seks' mantan suaminya, Stephen Belafonte. Tidak jauh berbeda dari vaginal rejuvenation atau peremajaan vagina, prosedur ini dilakukan menggunakan teknologi laser untuk 'mengorek' atau mengeluarkan jaringan vagina, dan membentuk jaringan vagina yang baru.

"Dokter mengorek bagian dalam vaginaku dan membuat jaringan yang baru. Hampir seperti yang akan dilakukan korban pemerkosaan, kamu ingin membersihkan dirimu sendiri," kata Mel B, seperti dikutip dari Health.

Prosedur yang dilakukan Mel B terbilang cukup ekstrem, dan sejumlah dokter spesialis kandungan tak menganjurkan para wanita untuk menjalani hal yang sama. Christine Greves, MD, dokter ob-gyn dari Orlando Health, Florida, mengatakan bahwa ia belum pernah mendengar ada prosedur vaginal scraping. Namun ia menyarankan para wanita agar tidak mengikuti jejak sang penyanyi berusia 43 tahun itu.

"Vagina kamu diberkati kemampuan untuk membersihkan, kembali ke bentuk semula dan meremajakan dirinya sendiri," kata Christine.


Mengenal Vaginal Scraping yang Dilakukan Mel B untuk Hapus Jejak MantanMel B dan mantan suaminya Stephen Belafonte. Foto: Getty Images

Dia juga menjelaskan setelah berhubungan seks, vagina akan mengeluarkan sendiri semua jejak maupun sisa semen dari pasangan dalam jangka waktu satu minggu.

"Dia (vagina) yang melakukan pekerjaan itu untuk kamu," tukasnya.

Senada dengan Christine, Dr Fiona Mattatall, spesialis kandungan berbasis di Kanada juga tidak akan merekomendasikan vaginal scraping dilakukan para wanita. Pembersihan vagina dengan cara 'mengorek' dinding vagina bukanlah cara yang aman dan cukup berisiko.

"Scraping dilakukan dengan menghilangkan atau mengikis permukaan lapisan permukaan sel, lapisan ini berfungsi sebagai pelindung dari mikroba yang bermukim di vagina. Mungkin akan ada risiko pendarahan dan infeksi, tapi ini murni berdasar spekulasi saya," jelas Dr Fiona, dilansir Refinery 29.

Ia juga mengatakan baru kali ini mendengar ada wanita yang melakukan vaginal scraping karena alasan estetika. Sebelum ada penelitian lebih lanjut tentang keamanan prosedur tersebut, ia menegaskan agar wanita lain jangan dulu mengikutinya.
Mengenal Vaginal Scraping yang Dilakukan Mel B untuk Hapus Jejak MantanVaginal scraping, operasi vagina yang dilakukan Mel B untuk menghapus jejak mantan suami. Foto: Thinkstock


"Saya tidak menyarankan sampai ada bukti yang benar tentang risiko dan keuntungannya," katanya.

Penjelasan juga datang dari Dr Jen Gunter, dokter ob-gyn dan pakar kesehatan wanita, penulis buku 'The Vagina Bible'. Menurutnya risiko penyebaran HPV bisa saja terjadi saat menjalani vaginal scraping.

"Jaringan membran vagina bisa regenerasi sendiri setiap 96 jam. Sel-sel di permukaan vagina akan luruh setiap empat jam. Kalau kamu mau menghilangkan residu fisik dari seorang pria yang menyebalkan, vagina kamu sudah melakukannya," jelas Dr Jen.
(hst/hst)