6 Kebiasaan Memalukan Tapi Sebenarnya Sering Dilakukan Banyak Wanita

Alisa Kintan - wolipop Selasa, 23 Jan 2018 10:46 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Ada perilaku yang dianggap memalukan bahkan menjijikan bagi wanita, namun sebenarnya tingkah laku itu hal yang sangat normal dan umum. Dikutip dari The List, ini kebiasaan jorok yang diam-diam dilakukan para wanita tapi mereka jarang mengakuinya.

1. Buang Gas di Tempat Umum
Saat ada orang buang gas di tempat umum, tentu kita akan merasa jijik dan menganggap dia tidak sopan. Mengaku saja, kamu pun pernah buang gas di tempat umum. Buang gas atau kentut adalah sebuah hal yang sangat normal terjadi pada manusia, bahkan terbilang sehat.

Menurut Dr Purna Kashyap, seorang gastroenterologist di Mayo Clinic, baik wanita maupun pria buang gas sedikitnya 10 hingga 20 kali dalam sehari. Saat kita masih bisa buang gas, berarti usus masih berfungsi dengan baik. Biasanya makanan seperti kacang-kacangan atau produk susu olahan bisa menyebabkan gas berlebih di dalam perut, sehingga kita harus mengontrol makanan yang dimakan setiap harinya.

2. Stalking di Dunia Maya
Dengan adanya social media sekarang sangat memudahkan kita untuk mencari tahu akan sesuatu. Khususnya, gebetan dan mantan pacar. Tenang, wajar kok stalking, karena naluri manusia memang selalu ingin tahu. Stalking boleh saja dilakukan selama kita tahu batasannya. Jangan terlalu kepo tentang kehidupannya. Berikan mereka privasi akan kehidupan pribadinya.

3. Tidak keramas Setiap Hari
Siapa yang benar-benar punya waktu setiap hari untuk keramas? Pakai sampo, lalu dibilas dan dilanjut pakai kondisioner dan lainnya sangat menyita waktu apalagi kalau buru-buru.

Ternyata keramas setiap hari juga tidak baik. Menurut Alyssa Badiali, hairsylist profesional, kita harus membiarkan rambut beristirahat dari paparan sampo dan produk rambut lainnya. Minyak yang ada di kulit kepala butuh waktu agar menyebar ke seluruh bagian kepala dan melembapkannya. Kalau kita keramas setiap hari, dapat membuat kulit kepala kering. Keramas sebaiknya 2-3 hari sekali. Cukup gunakan dry shampoo kalau kamu tidak keramas.

4. Jarang Mencuci Bra
Kadang wanita terlalu malas mencuci bra karena terlalu capek. Sebenarnya tidak langsung mencuci bra setelah dipakai tidak terlalu masalah. Kamu bisa mencuci bra setiap 2-3 kali pemakaian. Tapi jangan juga dibiarkan mengendap di tumpukan pakaian kotor terlalu lama.

Menurut Jennifer O'Connell, Rigby & Peller Lingerie Stylists London, bra akan rusak jika terlalu lama tidak dicuci. Warnanya akan berubah dan melar lebih cepat.

"Bra yang terlalu lama tidak dicuci akan bermasalah. Pertama, tergantung dari bahan dari bra nya, akan menentukan bau badanmu. Kedua, keringat akan menempel di bra, yang akan menghancurkan bahan bra itu. Jangan keseringan namun jangan kelamaan juga mencuci bra," kata Kim "Kimmay" Caldwell, seorang pakar lingerie.

Jika mencuci bra menggunakan mesin cuci, sebaiknya taruh di dalam lingerie bag lalu cuci dengan kecepatan normal dan suhu air normal. Sebenarnya mencuci bra dengan mesin cuci sangat tidak dianjurkan, apalagi proses pengeringan yang dilakukan mesin cuci dapat merusak bra.

Cara mencuci bra yang dianjurkan oleh Caldwell adalah menggunakan tangan. Gunakan juga sabun atau deterjen yang lembut.

"Karena biasanya bra dibuat dari bahan elastis dan halus, jangan hanya memakai sabun karena terlalu keras. Cukup cuci dengan tangan atau taruh di mesin cuci dengan kecepatan paling normal dan gunakan sabun khusus lingerie," sarannya.

5. Gigit kuku
Kebiasaan menggigiti kuku muncul karena beberapa alasan. Misalnya karena bosan atau stres. Selain tidak bersih, menurut riset dalam Indian Journal of Dental Research,menggigit kuku tidak baik untuk gigi dan rahang. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan retak kecil pada gigimu, atau bisa menyebabkan infeksi bakteri dalam mulut dan perut.

6. Mengupil
Seringkali kita tertangkap basah saat melakukan ini, dan jadi malu. Kebiasaan mengupil sebenarnya tidak terlalu baik bagi kesehatan. Sebuah riset di Belanda menunjukkan, orang yang sering mengupil berisiko lebih tinggi terkena bakteri Staphylococcus aureus, yang dapat menyebabkan infeksi kulit, infeksi saluran darah, infeksi saluran pernapasan, bahkan keracunan. Kalau mau mengupil, pastikan kuku kamu sudah dipotong dan tangan serta jari-jari dicuci bersih. Agar lebih aman, tutupi terlebih dahulu jari tangan dengan tisu, baru keluarkan kotoran hidung.
(hst/hst)