Lily Collins Ungkap Masa Lalu Suramnya Melawan Anoreksia

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 24 Jan 2017 07:35 WIB
Foto: Frazer Harrison/Getty Images Foto: Frazer Harrison/Getty Images

Jakarta - Lily Collins berperan sebagai seorang penderita anoreksia dalam film terbarunya, 'To the Bone'. Bagi Lily, peran tersebut meninggalkan makna yang mendalam karena pernah merasakan sendiri tersiksanya menderita pengalaman serupa.

Tidak banyak yang tahu jika Lily di masa mudanya pernah mengalami gangguan pola makan yang menyebabkan berat badan menurun drastis tersebut. Lily memang tidak pernah mengungkit masa lalu suramnya itu kepada publik.

Sampai akhirnya, ia mendapat peran 'To the Bone' yang memotivasinya untuk berbagi cerita soal perjuangannya melawan penyakit itu.

"Ini jelas peran yang sangat dramatis bagiku. Aku pernah menderita gangguan pola makan saat remaja," aku Lily kepada IMDb.

Baca Juga: 30 Kontestan Miss Universe Kontroversial

Putri musisi legandaris Phil Collins itu bercerita, sempat menulis pengalaman tersebut untuk bukunya tahun lalu. Seminggu kemudian, ia mendapat tawaran untuk membintangi 'To the Bone'. "Sepertinya alam semesta sengaja menempatkanku pada posisi ini agar dapat menghadapi ketakukan yang pernah kualami," lanjut aktris 27 tahun itu.

Untuk peran tersebut, Lily harus menurunkan berat badannya dengan bantuan seorang ahli gizi. Secara psikis, tuntutan tersebut diakui Lily bukanlah hal yang mudah karena membawanya kembali ke masa-masa pahit saat berjuang melawan penyakit tersebut.

"Peran ini membutuhkan kemampuan olah emosi yang agak berbeda karena aku harus kembali merasakan masa suram itu. Jadi ini salah satu jenis film yang sangat berbeda buatku. Benar-benar personal," ungkap Lily.

Pengalaman tersebut juga sempat ia bagikan kepada 5,6 juta pengikut di Instagram. Dalam keterangan salah satu fotonya, ia mengungkapkan rasa leganya bisa berbagi pengalaman pribadinya yang sangat personal itu melalui peran di film 'To the Bone'.

"Memiliki masa lalu, terbuka, dan tidak pernah malu atau menyesal dengan pengalaman di masa lampu. Berbagi cerita tentang riwayatku dengan gangguan pola makan dan betapa personalnya film ini adalah salah satu pengalaman yang paling mengensankan," kata Lily. (dng/kik)