Tidur Seharian Agar Cepat Sembuh dari Flu Ternyata Tidak Benar, Kenapa?
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 02 Des 2016 15:42 WIB
Jakarta
-
Saat terserang flu disertai demam, rasanya yang ingin dilakukan hanyalah berbaring di tempat tidur. Tidur seharian ketika sakit flu ternyata bukan solusi tepat untuk mempercepat penyembuhan tapi justru berakibat buruk bagi kesehatan.
Kita memang disarankan untuk cukup istirahat ketika tubuh sedang tidak fit akibat flu, pilek atau demam. Namun bukan berarti Anda dilarang bergerak sama sekali dan memilih tak beranjak dari tempat tidur. Terlalu banyak tidur ketika sakit akan mendatangkan lebih banyak penyakit. Begitu menurut dokter spesialis THT Dr Erich P Voigt, MD. Apa sebab?
Dr Erich menjelaskan, banyak beristirahat bukan berarti Anda harus tidur seharian dan sama sekali tak beraktivitas. Berjalan-jalan sebentar atau melakukan aktivitas ringan seperti mengambil air minum sendiri atau naik-turun tangga tetap bisa dilakukan.
Aktivitas tersebut akan membantu lendir di dalam saluran pernapasan lebih mudah dikeluarkan dan mencegahnya menyumbat lubang hidung dalam waktu lama. Sebab lendir di hidung maupun tenggorokan perlu dikeluarkan agar bisa bernapas lega dan tidur seharian tak bisa banyak membantu.
"Lendir kental itu harus Anda keluarkan saat pilek, kalau tidur terus dan tidak bergerak, lendir akan berkumpul di dada dan bisa memicu bronchitis atau paru-paru basah," kata Dr Erich seperti dikutip dari Mirror.
Ia juga menjelaskan ketika kita tidak bernapas dengan benar dan tidak bergerak, fungsi paru-paru akan sedikit menurun dan mengalami atelektasis. Atelektasis adalah pengkerutan sebagian atau seluruh paru-paru akibat penyumbatan saluran udara atau pernapasan yang pendek.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bisa memicu penumpukan cairan pada paru-paru yang mengakibatkan pneumonia. Tak hanya masalah paru-paru, gangguan kesehatan lainnya juga bisa terjadi apabila Anda tidur seharian ketika flu.
"Kalau Anda tidak bergerak dan tidur sepanjang hari, Anda akan mengalami penyumbatan darah di kaki," tambah Dr Erich.
Namun Dr Erich juga tak menyarankan untuk olahraga berat atau fitnes ketika Anda flu. Aktivitas ringan yang disarankan hanyalah berjalan-jalan di sekitar rumah atau sesekali berpindah dari kamar tidur ke ruang keluarga untuk menonton TV, berbincang dengan keluarga atau mungkin melakukan hobi seperti mewarnai buku, merajut, dan sebagainya. Pastikan Anda mengenakan masker ketika beraktivitas di rumah agar tidak menularkan flu ke anggota keluarga lain. (hst/hst)
Kita memang disarankan untuk cukup istirahat ketika tubuh sedang tidak fit akibat flu, pilek atau demam. Namun bukan berarti Anda dilarang bergerak sama sekali dan memilih tak beranjak dari tempat tidur. Terlalu banyak tidur ketika sakit akan mendatangkan lebih banyak penyakit. Begitu menurut dokter spesialis THT Dr Erich P Voigt, MD. Apa sebab?
Foto: Getty Images |
Dr Erich menjelaskan, banyak beristirahat bukan berarti Anda harus tidur seharian dan sama sekali tak beraktivitas. Berjalan-jalan sebentar atau melakukan aktivitas ringan seperti mengambil air minum sendiri atau naik-turun tangga tetap bisa dilakukan.
Aktivitas tersebut akan membantu lendir di dalam saluran pernapasan lebih mudah dikeluarkan dan mencegahnya menyumbat lubang hidung dalam waktu lama. Sebab lendir di hidung maupun tenggorokan perlu dikeluarkan agar bisa bernapas lega dan tidur seharian tak bisa banyak membantu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menjelaskan ketika kita tidak bernapas dengan benar dan tidak bergerak, fungsi paru-paru akan sedikit menurun dan mengalami atelektasis. Atelektasis adalah pengkerutan sebagian atau seluruh paru-paru akibat penyumbatan saluran udara atau pernapasan yang pendek.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bisa memicu penumpukan cairan pada paru-paru yang mengakibatkan pneumonia. Tak hanya masalah paru-paru, gangguan kesehatan lainnya juga bisa terjadi apabila Anda tidur seharian ketika flu.
Foto: Thinkstock |
"Kalau Anda tidak bergerak dan tidur sepanjang hari, Anda akan mengalami penyumbatan darah di kaki," tambah Dr Erich.
Namun Dr Erich juga tak menyarankan untuk olahraga berat atau fitnes ketika Anda flu. Aktivitas ringan yang disarankan hanyalah berjalan-jalan di sekitar rumah atau sesekali berpindah dari kamar tidur ke ruang keluarga untuk menonton TV, berbincang dengan keluarga atau mungkin melakukan hobi seperti mewarnai buku, merajut, dan sebagainya. Pastikan Anda mengenakan masker ketika beraktivitas di rumah agar tidak menularkan flu ke anggota keluarga lain. (hst/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
2
Heboh Rumor Park Bo Gum Gay, Foto Lawas dengan Mantan Pacar Jadi Sorotan
3
Ramalan Zodiak Aquarius 2026: Karier Bersinar, Asmara Menghangat
4
Ramalan Zodiak Capricorn 2026: Karier Melaju, Cinta Masih Berliku
5
Gaya Anak Kanye West yang Makin Berani, Hitamkan Gigi di Usia 12 Tahun
MOST COMMENTED












































Foto: Getty Images
Foto: Thinkstock