5 Penyebab Gusi Berdarah Saat Menyikat Gigi

Hestianingsih - wolipop Senin, 28 Nov 2016 11:47 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Menyikat gigi terlalu agresif bisa mengakibatkan gusi terluka dan berdarah. Namun ternyata penyebab keluarnya darah saat menyikat gigi bukan itu saja.

Jika perdarahan sering terjadi ketika Anda menyikat gigi, berarti ada yang tidak beres dengan kesehatan gigi maupun mulut. Dokter gigi Sally Cram, D.D.S. memperingatkan Anda perlu waspasa ketika mulut berdarah saat menyikat gigi, karena kemungkinan ada peradangan pada gusi yang disebabkan penumpukan bakteri dan plak.

"Gusi berdarah bukanlah hal yang normal," kata Sally seperti dikutip dari Women's Health.

1. Sikat Gigi Tidak Bersih
"Hanya perlu waktu 24 jam bagi bakteri untuk menyebabkan peradangan pada gusi, jadi kalau Anda tidak menyikat dan flossing gigi secara maksimal, maka akan keluar sedikit darah," kata Sally.

Sikatlah gigi secara perlahan dengan gerakan memutar pada masing-masing gigi. Sebelumnya, bersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss. Jika perdarahan masih saja terjadi, ada baiknya memeriksakan gigi ke dokter spesialis.

Baca Juga: Sedih, Gigi Berlubang Masih Jadi Masalah Utama di Indonesia

2. Hormon Tidak Seimbang
Remaja yang mengalami masa pubertas, wanita hamil, menstruasi atau yang sudah masuk masa menopause umumnya mengalami hormon yang turun-naik. Hal itu membuat gigi dan gusi lebih sensitif terhadap plak sehingga gusi menjadi berdarah. Di saat-saat seperti ini, tingkatkan kebersihan mulut dan gusi dengan menyikat dan flossing lebih seksama. Bisa juga menggunakan mouthwash tanpa alkohol.

3. Stres dan Kurang Tidur
Sebagai seorang dokter spesialis gigi dan mulut, Sally menemukan kasus gusi berdarah lebih banyak terjadi pada mahasiswa. Hal itu karena umumnya mahasiswa diet tidak sehat, stres dengan tugas kuliah dan kerap kali begadang. Ini juga bisa terjadi pada karyawan yang sering lembur dan dikejar target.

"Semua itu memengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan peradangan yang disebabkan bakteri di mulut," terangnya.

Biasakan mengonsumsi makanan bernutrisi lengkap untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, termasuk gigi dan gusi. Konsumsilah cukup protein, sayuran dan makanan tinggi vitamin C serta D. Dua vitamin ini merupakan nutrisi penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

Baca Juga: 5 Kekeliruan yang Umum Dilakukan Orang Saat Gosok Gigi

4. Pengobatan Medis
Beberapa jenis obat seperti antidepresan dan penstabil tekanan darah bisa membuat mulut kering. Kurangnya produksi air liur di dalam mulut akan membuat bakteri lebih cepat berkembang. Akibatnya gusi menjadi merah, bengkak dan berdarah. Jika obat-obatan yang Anda konsumsi akan membuat mulut kering, mintalah produk oral yang bisa membantu memberi kelembapan di area mulut.

5. Penyakit Serius
Jika gusi berdarah terjadi hanya sesekali, Anda bisa mengatasinya dengan empat cara di atas. Tapi apabila perdarahan terjadi secara konstan, bisa jadi pertanda Anda menderita diabetes, leukemia atau masalah serius pada sistem imun tubuh. Penyakit-penyakit tersebut memengaruhi daya tahan tubuh yang memicu gusi bengkak dan berdarah. Apabila gusi terus berdarah lebih dari dua minggu ketika menyikat gigi, segera periksakan ke dokter penyakit dalam. (hst/hst)