Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Olahraga Bareng Bayi

KangaGroove, Saat Para Ibu Dansa Aerobik Sambil Gendong Bayi

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Rabu, 10 Feb 2016 12:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Facebook
Jakarta - Mengurus dan mengajak anak bermain sering disamakan sebagai bentuk aktivitas lain dari olahraga yang bisa dilakukan para ibu. Tapi tahukah Anda, bahwa ibu sebenarnya bisa berolahraga --dalam artian harfiah-- sambil membawa anak?

Sebuah grup ibu-ibu muda sudah membuktikannya, bahwa memiliki bayi bukanlah penghalang untuk tetap sehat dengan berolahraga. Adalah Tree of Life, studio fitnes di California, Amerika Serikat, yang mengadakan kelas dansa khusus bagi ibu dan bayinya. Dipimpin oleh pasangan Amber dan Meeshi Anjali, grup ini mereka sebut dengan KangaGroove.

Amber dan Meeshi mengklaim bahwa berdansa atau fitnes bersama bayi bisa memberikan keuntungan tertentu, salah satunya kedekatan emosional antara ibu dan bayi. Dengan menggendong dan mengikatkan anaknya di dada, lalu mengajaknya bergerak mengikuti tarian, secara tidak langsung juga meniru masa-masa saat bayi masih di dalam kandungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 50 Tas dan Sepatu Favorit Selebriti

"Seperti hal nya saat masih di dalam rahim, ibu dan bayi sama-sama bergerak dan detak jantungnya pun sama," ujar duo pelatih ini dalam postingan Facebook, seperti dikutip dari Daily Mail.

Video klip yang mereka posting di Facebook pun mendapat reaksi cukup positif dan menjadi viral. Video terakhirnya yang di-posting minggu lalu, telah dilihat lebih dari dua juta kali hanya dalam tiga hari dan disebarkan oleh tidak kurang dari 33 ribu orang.

Dalam video, para ibu terlihat sangat antusias mengikuti gerakan dansa instrukturnya. Begitu pun bayi-bayi mereka. Tidak rewel. Tidak menangis. Tapi justru ikut menikmati goyangan selama berada di gendongan ibu mereka.

KangaGroove didirikan pada September 2015. Amber dan Meeshi menyebutnya sebagai cara yang alami untuk melatih sinkronisasi antara otak dan fisik. Baik bagi ibu, maupun (terutama) untuk bayi.

Selain menguatkan kedekatan antara ibu dan bayi, dansa ini juga meningkatkan perkembangan sensor motorik bayi, mendapatkan manfaat dari aerobik berintensitas sedang. Selain itu juga bisa bersosialisasi dengan sesama ibu muda dan menambah kepercayaan diri sebagai orangtua baru.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads