ADVERTISEMENT

Makan di Depan Cermin Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 25 Des 2015 11:11 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Dalam usaha menurunkan atau menjaga berat badan memang dibutuhkan sejumlah 'pengorbanan'. Salah satunya adalah mengurangi bahkan menolak sama sekali makanan yang kurang sehat. Hal tersebut kadang tak mudah dilakukan, terutama jika santapan itu merupakan favorit Anda dan dikonsumsi bersama teman-teman.

Sebagai solusinya, coba makan kue cokelat atau gorengan kesukaan Anda di depan cermin. Menurut sebuah penelitian terbaru, cara itu bisa membantu Anda menurunkan atau mempertahankan bobot tubuh. Benarkah?

Penelitian yang dilakukan pada 185 pelajar di University of Central Florida itu menyebutkan jika menyantap hidangan sambil berkaca bisa mendorong pola makan yang lebih sehat. Para peneliti menemukan orang-orang yang melakukannya akan menganggap jika makanan yang dikonsumsi jadi kurang enak atau memuaskan. Hal tersebut dikarenakan perasaan tidak nyaman ketika harus melihat bayangan diri sendiri mengonsumsi makanan yang tidak dibenarkan.

Untungnya, rasa kurang nyaman dan tidak enak itu hanya berlaku pada makanan tak sehat atau siap saji. Menurut peneliti, hal tersebut tidak terjadi ketika Anda menyantap kuliner yang lebih bernutrisi, seperti salad.

"Refleksi pada cermin bercerita pada orang lebih dari sekadar penampilan fisik mereka. Itu bisa membuat mereka melihat secara objektif dan membantu mereka untuk menilai diri mereka sendiri dan kelakukan mereka dengan cara yang sama seperti mereka menilai orang lain," ungkap Ketua penelitian Dr Ata Jami.

Riset tersebut dilakukan dengan meminta para mahasiswa untuk memilih antara kue cokelat atau salad buah. Tes itu diterapkan pada dua ruangan, yakni dengan cermin dan tidak ada cermin. Hasilnya, mereka yang memilih kue cokelat melaporkan jika makanan manis itu kurang terasa nikmat dalam ruangan berkaca dibandingkan di ruangan yang sebaliknya. Sementara rasa dari salad buah tidak terpengaruh dengan adanya cermin.

Peneliti pun mengambil kesimpulan bahwa cermin bisa mendorong para partisipan untuk membandingkan dan menyesuaikan sikap mereka dengan standar sosial akan apa yang benar. Ketika mereka tidak mengikuti standar, mereka pun tak mau melihat ke kaca.

Meski bisa mengurangi keinginan makan santapan kurang sehat, cara itu hanya berlaku jika orang tersebut bisa memilih apa yang ingin dikonsumsi. Karena dengan begitu, orang tersebut akan merasa lebih bertanggung jawab pada opsi kulinernya.

Penelitian yang dipublikasi di Journal of the Association for Consumer Research tersebut pun menganjurkan untuk cermin diletakkan di ruang makan atau tempat lain yang sering dijadikan tempat makan. Harapannya orang-orang yang berkaca sambil menyantap hidangan bisa memiliki pola makan yang lebih sehat.

Baca Juga : 25 Selebriti Wanita yang Sukses Berbisnis

"Refleksi pada cermin bercerita pada orang lebih dari sekadar penampilan fisik mereka. Itu bisa membuat mereka melihat secara objektif dan membantu mereka untuk menilai diri mereka sendiri dan kelakukan mereka dengan cara yang sama seperti mereka menilai orang lain," ungkap Ketua penelitian Dr Ata Jami.

Riset tersebut dilakukan dengan meminta para mahasiswa untuk memilih antara kue cokelat atau salad buah. Tes itu diterapkan pada dua ruangan, yakni dengan cermin dan tidak ada cermin. Hasilnya, mereka yang memilih kue cokelat melaporkan jika makanan manis itu kurang terasa nikmat dalam ruangan berkaca dibandingkan di ruangan yang sebaliknya. Sementara rasa dari salad buah tidak terpengaruh dengan adanya cermin.

Peneliti pun mengambil kesimpulan bahwa cermin bisa mendorong para partisipan untuk membandingkan dan menyesuaikan sikap mereka dengan standar sosial akan apa yang benar. Ketika mereka tidak mengikuti standar, mereka pun tak mau melihat ke kaca.

Meski bisa mengurangi keinginan makan santapan kurang sehat, cara itu hanya berlaku jika orang tersebut bisa memilih apa yang ingin dikonsumsi. Karena dengan begitu, orang tersebut akan merasa lebih bertanggung jawab pada opsi kulinernya.

Penelitian yang dipublikasi di Journal of the Association for Consumer Research tersebut pun menganjurkan untuk cermin diletakkan di ruang makan atau tempat lain yang sering dijadikan tempat makan. Harapannya orang-orang yang berkaca sambil menyantap hidangan bisa memiliki pola makan yang lebih sehat. (itn/itn)