Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Sup 'Anti Lapar', Mengandung Karbohidrat yang Kenyangkan Perut Lebih Lama

Hestianingsih - wolipop
Senin, 22 Jun 2015 13:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Hanya makan sup, bisakah mengenyangkan perut seharian tanpa menyantap makanan lain? Mungkin terdengar mustahil, tapi hal itu bisa saja terjadi.

Sejumlah ilmuwan telah mengembangkan produk sup mengandung sari pati khusus yang perlu waktu lebih lama untuk dicerna. Proses pengolahan di dalam tubuh yang memakan waktu lama, membuat perut juga terasa kenyang lebih lama.

Dalam sebuah percobaan, sup tersebut dimakan setiap hari dan terbukti mengurangi jumlah konsumsi makanan lainnya pada responden. Sup istimewa ini dikembangkan sebagai bagian dari Project Satin, sebuah proyek ilmiah di bidang makanan, Satin (Satiety Innovation).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Daily Mail, bahan utama dari sup ini adalah karbohidrat kompleks yang juga dinamakan dengan tahan pati. Karbohidrat tahan pati terkandung di dalam biji-bijian dan lentil seperti kedelai dan polong-polongan. Karbohidrat tahan pati juga banyak terdapat pada kentang, pasta gandum dan nasi yang dimasak dan dibiarkan mendingin sebelum dimakan.

Karbohidrat kompleks tidak bisa dicerna sempurna oleh usus kecil, dimana sebagian besar proses pencernaan terjadi. Bahan tahan pati ini akan dicerna begitu mencapai usus besar dan ketika dicerna oleh bakteri di dalam perut, akan mengeluarkan asam lemak.

Baca Juga: 50 Inspirasi Baju Lebaran 2015

Asam lemak mengandung energi tinggi yang diperlukan dalam kebutuhan nilai gizi harian. Begitu asam lemak terlepas, perut akan mengirimkan sinyal ke otak yang mengatakan kalau 'dirinya' sudah kenyang.

Untuk menciptakan sup 'anti lapar' ini, Project Satin melibatkan ilmuwan dari tujuh universitas di Eropa dan 11 perusahaan makanan. Selain sup, rencananya Project Satin juga akan menciptakan roti, yoghurt, smoothies dan saus berbahan tahan pati ini.

Namun untuk bisa sampai ke pasaran, perlu dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut lagi. Tidak dijelaskan juga berapa lama rasa kenyang akan bertahan setelah memakan sup. Selain itu ada beberapa efek samping yang dikhawatirkan akan muncul dari makanan 'anti lapar' ini, salah satunya kemungkinan terjadi gangguan pencernaan dan perut kembung.

"Makan makanan alami lebih murah dan efektif (untuk mengenyangkan perut)," ujar Profesor Stephen Bloom dari Imperial College London.

(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads