Mungkinkah Langsung Langsing Pasca Melahirkan Seperti Kate Middleton?
Kate Middleton mungkin telah membuat sebagian besar ibu yang baru melahirkan iri. Enam minggu setelah mengumumkan kelahiran anak keduanya dan tampil di publik sambil menggendong Puteri Charlotte, Duchess of Cambridge itu memperlihatkan bentuk tubuhnya yang kini sangat langsing, seperti sebelum memiliki anak.
Tubuh langsing Kate tertangkap kamera saat ia bermain bersama putra pertamanya, Pangeran George akhir pekan lalu. Mengenakan blouse motif garis dan skinny jeans, tubuh wanita berusia 33 tahun ini terlihat ramping. Bagaimana Kate mendapatkan kembali tubuh rampingnya tak lama setelah melahirkan?
Faktor gen atau keturunan bisa jadi berperan dalam hal ini. Namun gaya hidup dan aktivitas harian lebih berpengaruh dalam melangsingkan tubuh pasca melahirkan. Seperti yang terlihat dalam foto, Kate tampak antusias melompat dan berlari kesana-kemari untuk mengajak George bermain di Beaufort Polo Club, London.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kate juga diketahui memberikan ASI bagi anak-anaknya. Kegiatan menyusui itu sendiri sudah mengurangi sekitar 500 kalori per harinya. Selain itu menurut Rosemary Dodds, konsultan di National Childbirth Trust, London mengatakan bahwa tubuh wanita biasanya akan perlahan-lahan kembali normal beberapa bulan setelah melahirkan. Dengan catatan, jika dibarengi dengan diet sehat dan banyak bergerak.
"Wanita akan turun berat badan secara alami setelah melahirkan tapi juga memerlukan diet yang masuk akal dan bervariasi untuk mendapatkan tenaga dan tetap sehat ketika merawat bayinya," jelas Rosemary, seperti dikutip dari Daily Mail.
Rosemary kembali menuturkan bahwa banyak ibu baru melahirkan yang menetapkan target tak rasional dalam program penurunan berat badannya. Rata-rata mereka berharap bisa kembali ke bentuk tubuh semula dalam hitungan minggu. Padahal normalnya paling cepat adalah tiga hingga enam bulan pasca melahirkan.
Studi ilmiah menemukan bahwa aktivitas menyusui sangat berperan dalam penurunan berat badan dan bisa mengurangi bobot hingga beberapa kilo dalam beberapa bulan. Jika dibarengi juga dengan olahraga, penurunan bisa lebih cepat.
"Apabila Anda menyusui, olahraga tidak akan memengaruhi produksi ASI. Tapi jika Anda kurang makan dan minum, itu yang akan mengurangi," kata Jane Wake, seorang instruktur fitnes asal London.
Jane juga menyarankan untuk banyak makan buah-buahan, sayuran serta beras merah dan roti gandum utuh. Konsumsi juga protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan dan minum lebih banyak air ketika olahrga.
"Sedikitnya 2 hingga 3 liter sehari," tambah Jane.
Jika olahraga di gym terasa terlalu berat, Anda bisa memulainya dengan aktivitas ringan. Misalnya dengan berjalan santai atau lari-lari kecil di taman sekitar rumah.
(hst/fer)











































