Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

7 Makanan yang Perlu Dihindari Setelah Berolahraga

wolipop
Rabu, 15 Apr 2015 12:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Setelah berolahraga, baik itu di gym maupun kegiatan outdoor, Anda disarankan untuk segera mengonsumsi makanan padat. Konsumsi makanan yang tepat sangat diperlukan, karena tubuh memerlukan energi untuk pemulihan otot setelah digunakan untuk beraktivitas berat. Namun tidak semua jenis makanan cocok untuk disantap setelah berolahraga. Ini tujuh diantaranya yang dikutip dari Times of India.

1. Keju

Makanan tinggi lemak, terutama yang telah diproses seperti keju bukanlah santapan yang tepat dikonsumsi khususnya setelah olahraga lari. Keju mengandung lemak jenuh dan garam yang tinggi. Setelah olahraga, yang diperlukan tubuh adalah protein agar bisa diolah menjadi otot. Bukan karbohidrat, lemak, apalagi garam karena justru akan membuat tubuh bertambah gemuk.

2. Daging Olahan

Daging olahan seperti, sosis, smoked beef, salami atau pepperoni juga tinggi lemak, terlebih lagi garam. Kedua komponen itu akan memperlambat sistem pencernaan dan membuat perut terasa tidak nyaman.

3. Roti Tawar

Kandungan pati sederhana di dalam roti tawar akan cepat diolah tubuh menjadi gula. Setelah olahraga, bukan gula yang diperlukan tubuh tapi nutrisi. Sebaiknya hindari makan roti tawar terlebih lagi dengan selai cokelat atau jeli karena akan membuat hasil olahraga Anda sia-sia. Jika tetap ingin makan roti, pilihlah roti gandum utuh dengan porsi kecil.

4. Sari Buah

Sari buah umumnya lebih banyak mengandung gula ketimbang serat dan nutrisi. Terlalu banyak konsumsi gula, akan meningkatkan kadar gula dalam darah yang meningkatkan risiko diabetes, kegemukan sampai obesitas. Jika Anda ingin minum selain air putih setelah olahraga, maka minumlah yang lebih sehat dan alami seperti es teh herbal atau air kelapa.

5. Telur Goreng

Telur kaya akan protein yang baik bagi tubuh setelah olahraga. Tapi pastikan yang Anda konsumsi adalah telur rebus. Bukan omelet, telur dadar atau telur mata sapi. Ketika diolah dengan cara digoreng, telur akan menjadi makanan berlemak tinggi.

6. Milkshake

Campuran susu, es krim dan buah ini lebih banyak mengandung lemak dan gula ketimbang nutrisinya. Anda bisa mengganti susu sapi dengan susu almond, susu putih murni atau teh hijau.

7. Sayuran Mentah

Sayuran mentah segar memang baik bagi tubuh karena kaya serat dan enzim yang membantu sistem pencernaan masih ada. Tapi bukanlah makanan terbaik untuk dimakan setelah olahraga. Sayuran mentah sangat rendah lemak dan kalori, juga minim protein. Sementara tubuh memerlukan makanan yang lebih 'berat' untuk pemulihan otot setelah sebelumnya 'rusak' karena olahraga. Sayuran mentah saja juga tidak cukup untuk menstabilkan metabolisme tubuh. Para nutrisi menyarankan Anda untuk konsumsi makanan kaya protein. Misalnya dada ayam panggang dengan sayur, atau tuna/salmon panggang dan mashed potato.
(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads