Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kesedihan Pria yang Sukses Turun 122 Kg, Tapi Malah Punya Payudara Besar

Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 24 Mar 2015 09:18 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Matt Diaz
Jakarta -

Matt Diaz, pria ini mendadak populer di YouTube. Video yang diunggahnya ke situs tersebut dalam satu minggu sudah ditonton lebih dari 2,4 juta kali. Matt merilis video mengharukan bagaimana perasaannya campur aduk setelah sukses menurunkan berat 122 kg.

Matt bingung antara harus bangga atau sedih atas pencapaian yang telah dilakukannya selama enam tahun terakhir. "Aku menurunkan berat 270 pounds (sekitar 122 kg) dalam enam tahun terakhir. Saat usiaku 16 tahun, beratku mencapai 495 pounds (225 kg)," katanya.

Pria 22 tahun itu tampil dalam video berjudul 'Matt Diaz Losing Weight Skin Excess Speech' dengan telanjang dada. Awalnya dia hanya menampilkan bagian tubuhnya dari pundak ke atas saja. Kemudian Matt pun mulai curhat betapa penurunan berat badan ini selain membuatnya bangga juga menimbulkan perasaan tidak percaya diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku tidak pernah menunjukkan kelebihan kulit (gelambir-red) yang terjadi padaku. Aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya dan aku sangat-sangat takut," ujar Matt seraya menampilkan seluruh tubuhnya ke kamera.

Dari video terlihat, tubuh Matt tidak seperti yang orang bayangkan. Penurunan berat badan dalam jumlah banyak, menyebabkan dia memiliki dada yang besar seperti wanita. Dia juga tidak bisa memiliki perut six pack seperti orang-orang yang melakukan program penurunan berat badan dengan berolahraga. Justru perutnya dihiasi gelambir. Gelambir inilah yang membuat dia jadi sedih dan tidak percaya diri.

"Saat aku berada di suatu tempat, seperti di pantai dan aku seharusnya melepaskan kaos, aku tidak bisa melakukannya," kata Matt sambil menghapus air matanya.

Matt sebenarnya sudah bertahun-tahun mendokumentasikan perjalanannya menurunkan berat badan melalui blognya. Namun baru kali ini dia merilis video dan memperlihatkan tubuhnya yang sebenarnya. Dia melakukan itu karena ingin jujur mengenai apa yang terjadi padanya. Dia pun mendorong orang lain yang senasib dengannya untuk sama-sama belajar mencintai diri sendiri.

"Aku merasa tidak jujur pada orang lain dan diriku sendiri. Aku tidak bisa mengatakan pada orang lain untuk mencintai diri mereka sendiri, sementara aku menyembunyikan tubuhku dan merasa malu pada kondisi kulitnya," tuturnya.

Pastinya membuat video yang menampilkan tubuhnya yang sebenarnya dengan kulit bergelambir tidak mudah untuk Matt. Dia sangat takut orang-orang akan menyebutnya buruk rupa setelah video dirilis. Begitu takutnya akan bullying yang didapatnya, dia hampir saja tidak jadi mengunggah video tersebut ke YouTube.

(eny/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads