7 Tips Agar Tubuh Cepat Langsing dengan Olahraga Lari
wolipop
Rabu, 24 Sep 2014 18:41 WIB
Jakarta
-
Lari kini menjadi salah satu olahraga yang difavoritkan banyak orang. Tak hanya sebagai aktivitas fisik, lari juga populer sebagai gaya hidup kaum urban. Banyak acara yang menjadikan lari sebagai aktivitas utamanya. Beberapa yang rutin digelar di Jakarta adalah Jakarta International 10K, The Colour Run, Jakarta Green Run, Glow Run dan masih banyak lagi.
Lari memang merupakan olahraga yang relatif murah dan mudah dilakukan hampir setiap orang. Selain menjaga kesehatan jantung, lari juga efektif menurunkan berat badan dengan cepat karena intensitasnya tinggi. Saat otot kaki beraktivitas, tubuh membakar banyak kalori, memperbaiki mood, dan mengurangi stres. Tapi bagaimana agar olahraga lari ini bisa menurunkan berat badan dengan maksimal? Simak beberapa tipsnya.
1. Pola Makan Sehat
Untuk mendapatkan tubuh ideal, yang pertama kali harus diperhatikan adalah konsumsi makanan yang tepat. Buah, sayuran segar, biji-bijian, karbohidrat, dan protein nabati, sangat dibutuhkan oleh tubuh ketika Anda tidak mengonsumsi daging atau protein hewani.
2. Pilih Sepatu yang Tepat
Pastikan Anda tidak mengenakan sepatu yang usang ketika jogging atau berlari. Jangan sampai kaki Anda malah lecet karena sepatu yang kualitasnya sudah tidak bagus. Cari info sebelum membeli sepatu. Sepatu yang pas dan akan membuat Anda nyaman menggunakannya serta tidak melakukan banyak pengeluaran. Jika perlu, kenakan sepatu khusus berlari.
3. Tetapkan Target
Buatlah jadwal setiap minggunya secara rutin dan targetkan waktu yang akan dicapai. Pada awalnya, Anda bisa berlari selama 30 menit dengan jarak sekitar 2 km. Setelah minggu ke-6 Anda rutin melakukannya, tambahkan waktu hingga 60 menit. Semakin rutin Anda lakukan, semakin cepat Anda mendapatkan tubuh yang bugar disertai perut yang mengecil.
4. Disiplin, Disiplin dan Disiplin
Jadwal yang sudah dibentuk dari pertama jangan diingkari. Mungkin suatu saat Anda sedang lelah dan malas untuk melakukannya. Namun, hal ini bisa menjadi berkelanjutan sehingga menyebabkan jadwal berantakan. Coba setia demi kesehatan dan diet yang maksimal.
5. Tambahkan Intensitas Berlari
Setelah rutin melaksanakan aktitivitas lari bermil-mil, tambahkan lagi jarak yang akan ditempuh. Misalnya, pertama 2 km, lalu bertambah hingga 5 km, dan terus lakukan hingga target tercapai. Jika hanya berada pada zona yang sama, pembakaran kalori dalam tubuh tidak akan meningkat. Maka dari itu, perlu penambahan latihan supaya cepat menggapai tujuan.
"Tinggi rendahnya intensitas bisa dilihat dari pernapasan. Kalau sampai ngos-ngosan itu termasuk tinggi. Kalau tidak, ya rendah. Setiap orang berbeda tapi umumnya membakar lemak dengan olahraga ringan dulu nanti (baru) ditambah intensitasnya," saran dokter spesialis olahraga Dr. R. Wishnu Hidayat, SpKO.
6. Ganti Lokasi
Mungkin biasanya Anda berlari atau berjalan di sekitar rumah dengan permukaan jalan yang lurus dan datar. Anda dapat mengganti medan areanya yang lebih menantang, seperti jalanan menanjak atau berlari hingga ke jalan yang berliku dan berbatu.
7. Buat Jadi Menyenangkan
Buat program berlari ini menjadi kegiatan yang menyenangkan. Jangan malah pusing atau stres untuk menghadapi latihan tersebut. Apa pun yang Anda lakukan, dengan suasana hati yang senang akan membuat diri lebih baik. Menikmati berlari dapat menghibur diri dan menenangkan pikiran.
(hst/hst)
Lari memang merupakan olahraga yang relatif murah dan mudah dilakukan hampir setiap orang. Selain menjaga kesehatan jantung, lari juga efektif menurunkan berat badan dengan cepat karena intensitasnya tinggi. Saat otot kaki beraktivitas, tubuh membakar banyak kalori, memperbaiki mood, dan mengurangi stres. Tapi bagaimana agar olahraga lari ini bisa menurunkan berat badan dengan maksimal? Simak beberapa tipsnya.
1. Pola Makan Sehat
Untuk mendapatkan tubuh ideal, yang pertama kali harus diperhatikan adalah konsumsi makanan yang tepat. Buah, sayuran segar, biji-bijian, karbohidrat, dan protein nabati, sangat dibutuhkan oleh tubuh ketika Anda tidak mengonsumsi daging atau protein hewani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pastikan Anda tidak mengenakan sepatu yang usang ketika jogging atau berlari. Jangan sampai kaki Anda malah lecet karena sepatu yang kualitasnya sudah tidak bagus. Cari info sebelum membeli sepatu. Sepatu yang pas dan akan membuat Anda nyaman menggunakannya serta tidak melakukan banyak pengeluaran. Jika perlu, kenakan sepatu khusus berlari.
3. Tetapkan Target
Buatlah jadwal setiap minggunya secara rutin dan targetkan waktu yang akan dicapai. Pada awalnya, Anda bisa berlari selama 30 menit dengan jarak sekitar 2 km. Setelah minggu ke-6 Anda rutin melakukannya, tambahkan waktu hingga 60 menit. Semakin rutin Anda lakukan, semakin cepat Anda mendapatkan tubuh yang bugar disertai perut yang mengecil.
4. Disiplin, Disiplin dan Disiplin
Jadwal yang sudah dibentuk dari pertama jangan diingkari. Mungkin suatu saat Anda sedang lelah dan malas untuk melakukannya. Namun, hal ini bisa menjadi berkelanjutan sehingga menyebabkan jadwal berantakan. Coba setia demi kesehatan dan diet yang maksimal.
5. Tambahkan Intensitas Berlari
Setelah rutin melaksanakan aktitivitas lari bermil-mil, tambahkan lagi jarak yang akan ditempuh. Misalnya, pertama 2 km, lalu bertambah hingga 5 km, dan terus lakukan hingga target tercapai. Jika hanya berada pada zona yang sama, pembakaran kalori dalam tubuh tidak akan meningkat. Maka dari itu, perlu penambahan latihan supaya cepat menggapai tujuan.
"Tinggi rendahnya intensitas bisa dilihat dari pernapasan. Kalau sampai ngos-ngosan itu termasuk tinggi. Kalau tidak, ya rendah. Setiap orang berbeda tapi umumnya membakar lemak dengan olahraga ringan dulu nanti (baru) ditambah intensitasnya," saran dokter spesialis olahraga Dr. R. Wishnu Hidayat, SpKO.
6. Ganti Lokasi
Mungkin biasanya Anda berlari atau berjalan di sekitar rumah dengan permukaan jalan yang lurus dan datar. Anda dapat mengganti medan areanya yang lebih menantang, seperti jalanan menanjak atau berlari hingga ke jalan yang berliku dan berbatu.
7. Buat Jadi Menyenangkan
Buat program berlari ini menjadi kegiatan yang menyenangkan. Jangan malah pusing atau stres untuk menghadapi latihan tersebut. Apa pun yang Anda lakukan, dengan suasana hati yang senang akan membuat diri lebih baik. Menikmati berlari dapat menghibur diri dan menenangkan pikiran.
(hst/hst)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
Tak Hanya Minyak Berlebih, Ini Penyebab Jerawat di Wajah
Kenali Jenis-Jenis Jerawat dan Cara Merawatnya dengan Tepat
Tren 'Ozempic Body' Makin Ekstrem, Kini Beralih ke Pengangkatan Tulang Rusuk
6 Tren Diet yang Viral dan Populer Sepanjang 2025
Most Popular
1
8 Tren Rambut Pendek 2026, Cocok Jadi Referensi Potong Rambut Awal Tahun
2
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
3
8 Foto Alyssa Daguise Liburan ke London, Bumil Tampil Stylish Pakai Coat Bulu
4
5 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Diet IF, Kenyang Lebih Lama dan BB Turun
5
Bikin Baper! Aksi Lamar Kekasih di Waterfront Danau Toba Ini Viral
MOST COMMENTED











































