Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengerikan, Waxing Bikini Bisa Picu Herpes

Dona Rema - wolipop
Kamis, 01 Agu 2013 09:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Waxing bikini sudah menjadi bagian dari lifestyle. Tren cukur bulu di area kemaluan ini pun semakin banyak diminati oleh wanita. Apakah Anda salah satunya?

Menghilangkan bulu di area sensitif ini biasanya menggunakan lilin atau wax. Proses menghilangkan bulu-bulu yang mengganggu ini pun tak lama, bahkan kurang dari dua jam.

Tapi ternyata, seiring dengan meningkatnya pengguna waxing bikini, peningkatan penyakit infeksi kulit pun terus meningkat. Dikutip dari The Sun, baru-baru ini di Amerika Serikat, seorang wanita dilarikan ke rumah sakit karena mengalami infeksi kulit dan demam yang tinggi. Setelah ditelusuri, hal ini terjadi setelah ia melakukan waxing bikini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu saja, ada beberapa penyakit lainnya yang kemungkinan terjadi setelah melakukan bikini waxing, di antaranya herpes, kurap, serta selulitis. Mengerikan!

Herpes merupakan infeksi jangka panjang yang bersifat kronis. Penyakit ini menyebabkan rasa gatal pada alat kelamin. Hati-hatilah, virus herpes bisa masuk ke dalam tubuh Anda melalui luka di kulit yang rusak.

Kalau kurap, bentuknya itu seperti cincin. Biasanya menciptakan ruam merah di kulit. Penyakit ini diakibatkan oleh jamur. Bahanya, penyakit ini bisa menular. Sedangkan selulitis, merupakan infeksi bakteri. Ini sangat berpotensi mengancam kulit dan jaringan di bawahnya.

Jadi saat akan melakukan waxing, yang terpenting adalah memastikan bahwa terapis membersihkan tangannya terlebih dulu. Jangan sampai terapis mencelupkan spatula ke dalam cairan lilin sebanyak dua kali, sebab ini akan memasukkan bakteri ke dalam panci.

Selain itu, terapis juga harus memiliki persediaan spatula baru untuk digunakan setiap kali dia mengoleskan lilin ke kulit Anda. Dan terakhir, mintalah pada terapis untuk memeriksa suhu lilin sebelum mengoleskannya ke kulit, untuk mencegah luka bakar.

(rma/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads