ADVERTISEMENT

Pro & Kontra Pil Kopi Hijau, Obat Pelangsing yang 'Katanya' Rahasia Seleb

- wolipop Rabu, 27 Feb 2013 17:54 WIB
dok. ist
Jakarta - Telah banyak metode diet, minuman serta pil pelangsing yang diciptakan, mulai dari diet Atkins sampai acai berry. Selebriti termasuk kalangan yang punya andil cukup besar dalam memopulerkan sebuah metode diet menurunkan berat badan.

Termasuk produk pelangsingan terbaru ini, green coffee pill, yaitu pil yang terbuat dari biji kopi berwarna hijau. Beberapa nama selebriti ternama dilaporkan pernah mengonsumsi pil ini. Seperti Demi Moore, Jennifer Lopez dan Katy Perry.

Pil yang saat ini dipasarkan oleh perusahaan bernama Verdesse di Inggris ini terbuat dari ekstrak biji kopi yang belum matang. Karena masih muda, biji kopi tersebut tidak mengandung kafein. Selain itu, juga diyakini bisa membantu menahan nafsu makan sekaligus membakar lemak. Rahasianya ada pada chlorogenic acids, zat yang terkandung dalam green coffee yang merupakan pemangkas lemak alami di dalam tubuh.

Seorang nutrisionist di Hollywood mengatakan seperti dikutip dari Daily Mail, "Klien-klien saya sangat semangat dengan pil green coffee ini."

Ia juga menambahkan, "Para aktris melakukan hampir segala cara untuk tampil seramping dan sesempurna mungkin di red carpet. Begitu pil ini disebut-sebut sebagai tablet penurunan berat badan yang ajaib, langsung jadi populer di kalangan elit Hollywood."

Namun tentang efektivitas dan keamanannya, pil pelangsing ini masih jadi perdebatan. Sebuah studi yang dilakukan para ilmuwan dari University of Scranton di Pennsylvania menemukan, konsumsi green coffee pill memang bisa membantu penurunan berat badan hingga 10 persen, bahkan jika digunakan dalam dosis rendah.

Produk tersebut juga cenderung aman, dengan Joe Vinson yang memimpin penelitian mengatakan, "Berdasarkan hasil penelitian kami, mengonsumsi beberapa kapsul ekstrak green coffee per hari --bersamaan dengan makan makanan rendah lemak, diet kaya nutrisi dan olahraga rutin-- terbilang aman, efektif dan tidak mahal untuk turunkan berat badan."

Namun tidak semua setuju dengan pendapat Joe. Sejumlah kalangan profesional di bidang kesehatan telah menemukan beberapa dampak negatif dari pil ini. Dua di antaranya menimbulkan kecemasan dan memicu tekanan darah tinggi.

"Efek sampingnya bisa timbul rasa cemas, tekanan darah tinggi dan sindrom gangguan pada usus," terang Romi Polichino, seorang nutrisionist dari London.

Lebih parahnya lagi, beberapa supplier dari luar Eropa dan Amerika Serikat kerap lolos dari pengawasan saat mendistribusikan pil ini. Beberapa bahkan ditemukan telah menukar kandungan pil dengan ekstrak kopi yang lebih murah. Romi juga mewanti-wanti, kualitas pil green coffee bisa sangat bervariasi.

"Anda bisa membelinya secara online dengan harga murah tapi siapa yang tahu ada apa di dalam (kapsul)nya? Saya pernah dengar banyak yang diisi berbagai bahan agar kapsul terlihat berisi," ujarnya.

Kini dengan semakin banyaknya permintaan akan obat pelangsing terbaru ini, para nutrisionist cukup khawatir apabila pil ini juga dikonsumsi wanita yang sebenarnya tidak perlu lagi menurunkan berat badan. "Wanita yang sudah langsing sebaiknya jangan minum pil ini. Dalam pandangan saya, perlu dilakukan riset lebih banyak lagi sebelum memasukkannya ke dalam mulut kita," tutup Romi.

(hst/fer)
Live Breaking News
×
Pleidoi Hendra Kurniawan Cs
Pleidoi Hendra Kurniawan Cs Selengkapnya