Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

6 Efek Buruk Diet Ekstrem Bagi Tubuh

wolipop
Senin, 22 Okt 2012 11:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Keinginan untuk mendapatkan tubuh langsing secara singkat seringkali memicu orang untuk melakukan diet ekstrem. Hasilnya memang terlihat dengan cepat, namun bisa membahayakan tubuh dan berat badan pun lebih mudah naik kembali. Diet ekstrem ditandai dengan pola makan yang menghilangkan salah satu atau beberapa nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti karbohidrat dan lemak. Misalnya hanya makan buah, atau minum air putih. Umumnya diet ini lebih banyak menimbulkan dampak negatif daripada positif. Ini sejumlah kerugian jika menjalani diet ekstrem, seperti dilansir Health Me Up.

1. Selulit

Selulit merupakan tampilan permukaan kulit yang tampak berlesung di area perut, paha, bokong dan pinggul. Kenaikan dan penurunan berat badan yang drastis, menjadi salah satu penyebab utama timbulnya selulit.

2. Tubuh Lebih Mudah Gemuk Lagi

Saat melakukan diet ekstrem, berat badan Anda mungkin akan turun drastis dalam waktu singkat. Tapi akibatnya, tubuh akan berusaha menumpuk kalori karena kekurangan vitamin dan mineral. Caranya? Dengan mengaktifkan hormon yang memicu nafsu makan berlebih. Sehingga hasrat makan Anda jadi tak terkendali.

3. Malnutrisi

Akibat paling umum dan sudah jelas akan dialami orang yang melakukan diet ekstrem. Pola makan yang tidak seimbang akan membuat tubuh kekurangan nutrisi yang bisa berakibat tubuh lemas, mudah pingsan bahkan kematian.

4. Kelaparan

Jika Anda tidak makan dalam waktu yang lama, tubuh akan kelaparan dan cenderung ingin mengonsumsi makanan yang gurih, digoreng dan berlemak. Ini justru memicu kenaikan berat badan.

5. Rambut Rontok

Kekurangan protein dan nutrisi penting lainnya bisa menyebabkan kerontokan rambut. Tubuh Anda memerlukan makanan sehat untuk proses regenerasi sel. Termasuk regenerasi kulit dan rambut.

6. Depresi

Depresi, kurangnya gairah seks dan kecemasan merupakan gangguan emosi yang kerap dialami karena kekurangan nutrisi.
(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads