Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Syok! 4 Kali Tes DNA, Pria Ini Kaget 3 Anaknya Ternyata Hasil Selingkuh Istri

Vina Oktiani - wolipop
Jumat, 28 Agu 2026 08:00 WIB
...
A man sitting at the end of a bed, deep in solemn thought.
Foto: Dok. iStock
Jakarta -

Dalam rumah tangga, kepercayaan menjadi salah satu hal yang paling penting. Namun, apa jadinya jika sebuah keluarga tiba-tiba dihadapkan pada hasil tes DNA yang mengubah segalanya?

Melansir VN Express, seorang pria di China harus menghadapi kenyataan mengejutkan setelah empat kali tes DNA menunjukkan bahwa ketiga anak yang selama ini ia besarkan bukanlah anak biologisnya. Pria yang disebut dengan nama samaran Wei tersebut tinggal bersama istrinya, He, di Distrik Nanzheng, Kota Hanzhong, Provinsi Shaanxi, China.

Wei dan He menikah pada 2017. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki tiga anak perempuan, yakni seorang putri berusia 8 tahun dan sepasang anak kembar yang lahir pada Juli 2025. Kecurigaan Wei terhadap istrinya mulai muncul pada 2024. Saat itu, He disebut semakin sering pergi dari rumah dengan alasan menghadiri wawancara kerja atau bertemu teman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga Wei bahkan pernah melihat He bersama pria lain. Mereka juga memperhatikan adanya perilaku yang dianggap mencurigakan. Menurut laporan, kamera pengawas di rumah dan kamera dasbor mobil beberapa kali dimatikan atau dicabut sebelum He pergi.

Pada April 2026, Wei akhirnya memutuskan melakukan tes DNA terhadap kedua anak kembarnya. Mengejutkan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Wei bukan ayah biologis dari kedua anak tersebut.

ADVERTISEMENT

Tidak percaya dengan hasil tersebut, ia kemudian melakukan tes DNA terhadap putri sulungnya. Hasilnya kembali menunjukkan hal yang sama.

Meski demikian, Wei masih belum dapat menerima kenyataan tersebut dan memutuskan melakukan pemeriksaan DNA sekali lagi. Namun, sang istri disebut menolak hasil tes tersebut dan mengatakan bahwa ia hanya akan mengakui hasil pemeriksaan paternitas forensik resmi.

Persoalan tersebut akhirnya masuk ke ranah hukum. Pengadilan kemudian memerintahkan pemeriksaan paternitas secara resmi.

Hasil tes keempat kembali mengonfirmasi bahwa Wei bukan ayah biologis dari ketiga anak perempuan tersebut. Dalam persidangan, He mengatakan dirinya tidak mengetahui siapa ayah biologis dari ketiga anak itu.

Setelah tidak menemukan kesepakatan mengenai penyelesaian rumah tangga, Wei mengajukan gugatan cerai pada Juni 2026. Dalam sidang tingkat pertama di Pengadilan Rakyat Distrik Nanzheng pada 17 Agustus, Wei meminta pernikahannya dibubarkan. Ia juga meminta He membayar sekitar 310 ribu yuan atau sekitar Rp 818 jutaan, yang diklaim sebagai penggantian biaya membesarkan anak dan kompensasi atas tekanan emosional yang dialaminya.

Namun He hanya menawarkan kompensasi sebesar 10.000 yuan atau sekitar Rp 26 juta untuk masing-masing anak. Uang tersebut disebut ditujukan sebagai penggantian kepada ibu Wei yang selama ini ikut membantu merawat ketiga anak. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh Wei.

Dalam persidangan juga muncul klaim dari He bahwa keluarga Wei sebenarnya telah mengetahui persoalan tersebut sebelum anak-anak lahir dan tetap menyetujui kehamilan tersebut. Wei membantah tuduhan itu.

Setelah menjalani persidangan selama beberapa jam, Wei dan He akhirnya sepakat untuk bercerai. He akan mendapatkan hak asuh atas ketiga anak perempuan mereka. Namun, keduanya masih belum mencapai kesepakatan mengenai kompensasi yang diminta Wei.

Karena persoalan tersebut belum menemukan titik temu, pengadilan menunda keputusan akhir terkait tuntutan kompensasi.

(vio/vio)
...
Hide Ads