Jakarta -
Sering mengeluh karena berat badan yang terus bertambah, padahal sudah rajin olahraga dan menjalani pola makan sehat? Mungkin ada beberapa kebiasaan buruk yang belum Anda tinggalkan. Mengubah mindset karena kebiasaan yang sudah dilakukan lama dan berulang-ulang memang sulit. Tapi begitu menyadari kesalahan dan mau memperbaikinya, bisa mengubah hidup (dan bentuk tubuh) secara signifikan. Ini dia kebiasaan yang membuat Anda sulit langsing, dikutip dari The Richmond Register.
1. Minum Soda
Soda merupakan salah satu minuman yang banyak mengandung gula dan kalori; dalam satu gelas kecil soda, terdapat 65 kalori. Namun kalori tersebut tidak menjadikan perut kenyang. Artinya, meskipun telah mengonsumsi ekstra kalori dari minuman, hasrat Anda untuk makan makanan dengan porsi banyak tetap besar. Minum soda 1-2 gelas sehari, kemungkinan berat badan bertambah lebih besar 30 persen.
2. Begadang
Tidur kurang dari lima jam sehari pada malam hari akan memengaruhi appestat, sistem mekanik internal tubuh yang bertanggungjawab mengontrol hasrat makan. Artinya, semakin sedikit waktu tidur akan semakin banyak makanan yang Anda konsumsi.
3. Tidak Sarapan
Studi yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menemukan, orang yang selalu melewatkan sarapan berisiko empat kali lebih besar mengalami obesitas. Penyebabnya, membiarkan perut kosong di pagi hari akan memperlambat metabolisme tubuh dan menambah rasa lapar. Hal itu menyebabkan Anda makan berlebihan saat makan siang, namun tubuh sulit mengolahnya karena metabolisme yang lambat.
4. Makan Terlalu Cepat
Perlu waktu sedikitnya 20 menit bagi perut untuk memberitahukan otak bahwa Anda sudah kenyang. Kunyahlah makanan secara perlahan dan menurut studi, Anda akan mengonsumsi lebih sedikit kalori setiap kali makan.
5. Kurang Minum Air Putih
Mencukupi asupan air per harinya sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh bekerja secara maksimal. Lebih banyak air yang Anda minum, akan lebih mudah untuk melangsingkan badan karena air putih memberi efek kenyang pada perut. Dalam sebuah studi, pediet yang minum dua cangkir air sebelum makan berat badannya berkurang 30 persen lebih banyak dibandingkan yang tidak.
6. Berteman dengan Orang yang Kelebihan Berat Badan
Studi yang dimuat dalam New England Journal of Medicine menunjukkan, risiko seseorang menjadi obesitas meningkat secara signifikan ketika dia berteman dengan orang yang juga obesitas. Bukan melarang Anda untuk berteman dengan siapapun, tapi gaya hidup dan pola makan teman sangat berpengaruh terhadap Anda. Untuk mencegahnya, ajak si teman untuk rutin melakukan olahraga dan menjauhi makanan berkalori tinggi.
7. Makan Saat Stres
Saat stres, orang cenderung ingin makan makanan yang enak dan manis seperti es krim atau cake cokelat. Ketika hasrat makan itu datang saat stres, alihkan dengan kegiatan olahraga seperti jalan sehat, jogging, bersepeda atau spinning. Dijamin, pikiran dan perasaan Anda akan jauh lebih baik dan tentunya tubuh jadi sehat.
8. Makan Karbohidrat Sederhana
Karbohidrat sederhana seperti nasih putih, mie instan dan bubur ayam meningkatkan hormon serotonin yang memberikan perasaan senang sehingga ingin makan lagi, lagi dan lagi. Gantilah karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan oatmeal. Karbo kompleks lambat dicerna tubuh dan menaikkan gula darah dengan stabil. Studi menunjukkan, orang yang rajin makan nasi merah atau gandum utuh mengurangi lemak perut lebih banyak ketimbang yang tidak.