Liputan Khusus
Puasa, Kok Berat Badan Malah Naik?
wolipop
Jumat, 20 Jul 2012 12:06 WIB
Jakarta
-
Salah satu manfaat dari berpuasa adalah turunnya berat badan karena frekuensi makan juga berkurang. Jika biasanya kita makan tiga kali sehari, saat puasa jadi hanya pagi dan malam.
"Secara natural dari sananya tubuh mengalami proses pengurangan kalori, karena waktu makan berubah dan frekuensi makan berkurang," jelas dr. Phaidon L. Toruan, seorang praktisi gaya hidup sehat, saat dihubungi wolipop pada Rabu (18/07/2012).
Tapi kenyataannya, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama berpuasa. Apa penyebabnya?
"Saat berbuka puasa, orang cenderung lebih suka makan karbohidrat sederhana (nasi putih, mie instan) dan maunya cari yang manis. Karena terbiasa gula darahnya rendah (saat tidak makan dan minum), banyak makanan manis jadi tergoda. Saat mengonsumsi makanan manis, gula darah cepat naik, tapi cepat juga turunnya sehingga lebih cepat lapar. Membuat ingin makan lagi dan lagi," urai dr. Phaidon.
Belum lagi saat Hari Raya Idul Fitri tiba, bisa dipastikan akan banyak makanan manis dan berlemak yang tersaji. Ditambah dengan ketupat yang biasanya terbuat dari beras putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Itu juga yang memicu orang untuk terus makan.
"Saat Hari Raya banyak makanan manis dan enak, orang jadi lupa diri," tambahnya.
Maka perlu diingat, proses penurunan berat badan saat berpuasa sulit terjadi jika saat berbuka, Anda lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dan kalori dibandingkan sayur dan buah. Agar berat badan tidak naik selama dan setelah berpuasa, Dionisius Henry, seorang physical exercise consultant sekaligus konsultan nutrisi dan kesehatan menyarankan untuk menghindari makanan berlemak tinggi dan perbanyak makan sayuran.
Saat sahur, makanlah sayuran seperti lalapan atau rebusan, sayur bening, daging yang dikukus atau bisa ditambah telur rebus. Ganti nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum.
"Sebaiknya kalau tidak ingin berat badan melambung tinggi, makanan berlemak dikurangi. Saat berpuasa badan kita jadi menimbun lemak karena metabolismenya menurun," ujar pria yang akrab disapa Henry, saat diwawancarai wolipop via telepon.
Jadi selain untuk menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim, maksimalkan manfaat ibadah Anda dengan mengonsumsi makanan sehat yang rendah lemak, gula dan kalori. Semoga berhasil!
(hst/hst)
"Secara natural dari sananya tubuh mengalami proses pengurangan kalori, karena waktu makan berubah dan frekuensi makan berkurang," jelas dr. Phaidon L. Toruan, seorang praktisi gaya hidup sehat, saat dihubungi wolipop pada Rabu (18/07/2012).
Tapi kenyataannya, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama berpuasa. Apa penyebabnya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lagi saat Hari Raya Idul Fitri tiba, bisa dipastikan akan banyak makanan manis dan berlemak yang tersaji. Ditambah dengan ketupat yang biasanya terbuat dari beras putih yang merupakan karbohidrat sederhana. Itu juga yang memicu orang untuk terus makan.
"Saat Hari Raya banyak makanan manis dan enak, orang jadi lupa diri," tambahnya.
Maka perlu diingat, proses penurunan berat badan saat berpuasa sulit terjadi jika saat berbuka, Anda lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dan kalori dibandingkan sayur dan buah. Agar berat badan tidak naik selama dan setelah berpuasa, Dionisius Henry, seorang physical exercise consultant sekaligus konsultan nutrisi dan kesehatan menyarankan untuk menghindari makanan berlemak tinggi dan perbanyak makan sayuran.
Saat sahur, makanlah sayuran seperti lalapan atau rebusan, sayur bening, daging yang dikukus atau bisa ditambah telur rebus. Ganti nasi putih dengan nasi merah atau roti gandum.
"Sebaiknya kalau tidak ingin berat badan melambung tinggi, makanan berlemak dikurangi. Saat berpuasa badan kita jadi menimbun lemak karena metabolismenya menurun," ujar pria yang akrab disapa Henry, saat diwawancarai wolipop via telepon.
Jadi selain untuk menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim, maksimalkan manfaat ibadah Anda dengan mengonsumsi makanan sehat yang rendah lemak, gula dan kalori. Semoga berhasil!
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan Perempuan, Panjang Umur hingga BB Turun
Puasa Tanpa Bau Mulut! Ini Cara Tepat Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut
5 Makanan Buka Puasa Selain Gorengan, Lebih Sehat dan Bikin Kenyang
7 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa Ramadan
Most Popular
1
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
2
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
3
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
4
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
5
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
MOST COMMENTED











































