Makanan Yang Boleh dan Jangan Dikonsumsi Saat Haid
Eya Ekasari - wolipop
Jumat, 06 Jul 2012 18:07 WIB
Jakarta
-
Menstruasi sering kali menyiksa sebagian besar wanita. Perut keram, mual, emosi naik turun dan nyeri kepala merupakan gejala yang seringkali dialami. Beberapa jenis makanan dan minuman diyakini dapat memberikan pengaruh baik pada siklus menstruasi. Namun ada beberapa makanan juga yang sebaiknya dihindari. Seperti yang dikutip dari sheknows, berikut makanan dan minuman yang boleh dan jangan dikonsumsi saat haid.
1. Makan Karbohidrat Komplkes
Menurut Tari Rose, seorang konsultan kesehatan dan fitnes, "buah, sayuran dan makanan yang terbuat dari gandum adalah teman terbaik Anda sepanjang waktu, terutama saat haid. Gula dari buah dapat bantu mengurangi ketagihan akan gula."
2. Hindari Meminum Kafein
Tidak mengonsumsi kafein dapat bantu megurangi kembung di perut. "Kafein dapat meningkatkan asam lambung dan bisa berakibat buruk pada usus yang sensitif," ujar koki profesional dan pakar hidup sehat, Jennifer Iserloh.
3. Makan Makanan Berkalsium Tinggi
Menurut pakar kesehatan holistik dan ahli gizi, Latham Thomas, wanita membutuhkan setidaknya 1.200 mg kalsium tiap harinya. "Beberapa sumber kalsium yang baik adalah brokoli dan yogurt."
4. Jangan Makan Terlalu Banyak Garam
Garam yang berlebihan dapat membuat perut kembung. Iserloh menyarankan untuk sebaiknya mengonsumsi garam 2.300 mg tiap harinya atau setara dengan 1 sendok teh garam. "Cara terbaik mengurangi garam adalah dengan tidak memakan junk food yang mengandung tiga sampai empat sendok garam untuk satu makanan," jelas Iserloh lagi.
5. Manjakan Diri dengan Dark Chocolate
Menurut Rose, sepotong dark chocolate (dengan kandungan biji kakao 60% atau lebih) setiap hari selama haid dapat menahan nafsu makan. Selain itu, dark chocolate mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan serotonin, yang bergunan memperbaiki mood Anda.
6. Lebih Banyak Mengonsumsi Air Mineral
Rose menjelaskan bahwa meminum lebih banyak air akan bantu tubuh menyimpan air dan menurangi kembung. "Tubuh Anda menyimpan air karena takut tidak mendapatkan cairan yang cukup. Jadi, jika Anda meminum air, maka air yang 'ditahan' akan berganti dan dikeluarkan tubuh."
7. Makan Makana Kaya Manesium
"Makanan yang kaya akan magnesium seperti kacang, tahu dan kacang tanah diperkirakan dapat mengurangi kembung ketika sedang menstruasi," ungkap Thomas.
8. Jangan Lupa Mengonsumsi Vitamin
Thomas juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin. Vitamin E yang didapat dari alpukat atau kuning telur dapat bantu menghilangkan beberapa gejala PMS. Vitamin C dan zinc dapat menjaga kesehatan sel telur dan sistem reproduksi. Jadi tak ada alasan bagi Anda untuk tidak mengonsumsi jeruk dan strawberry.
(eya/kik)
1. Makan Karbohidrat Komplkes
Menurut Tari Rose, seorang konsultan kesehatan dan fitnes, "buah, sayuran dan makanan yang terbuat dari gandum adalah teman terbaik Anda sepanjang waktu, terutama saat haid. Gula dari buah dapat bantu mengurangi ketagihan akan gula."
2. Hindari Meminum Kafein
Tidak mengonsumsi kafein dapat bantu megurangi kembung di perut. "Kafein dapat meningkatkan asam lambung dan bisa berakibat buruk pada usus yang sensitif," ujar koki profesional dan pakar hidup sehat, Jennifer Iserloh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pakar kesehatan holistik dan ahli gizi, Latham Thomas, wanita membutuhkan setidaknya 1.200 mg kalsium tiap harinya. "Beberapa sumber kalsium yang baik adalah brokoli dan yogurt."
4. Jangan Makan Terlalu Banyak Garam
Garam yang berlebihan dapat membuat perut kembung. Iserloh menyarankan untuk sebaiknya mengonsumsi garam 2.300 mg tiap harinya atau setara dengan 1 sendok teh garam. "Cara terbaik mengurangi garam adalah dengan tidak memakan junk food yang mengandung tiga sampai empat sendok garam untuk satu makanan," jelas Iserloh lagi.
5. Manjakan Diri dengan Dark Chocolate
Menurut Rose, sepotong dark chocolate (dengan kandungan biji kakao 60% atau lebih) setiap hari selama haid dapat menahan nafsu makan. Selain itu, dark chocolate mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan serotonin, yang bergunan memperbaiki mood Anda.
6. Lebih Banyak Mengonsumsi Air Mineral
Rose menjelaskan bahwa meminum lebih banyak air akan bantu tubuh menyimpan air dan menurangi kembung. "Tubuh Anda menyimpan air karena takut tidak mendapatkan cairan yang cukup. Jadi, jika Anda meminum air, maka air yang 'ditahan' akan berganti dan dikeluarkan tubuh."
7. Makan Makana Kaya Manesium
"Makanan yang kaya akan magnesium seperti kacang, tahu dan kacang tanah diperkirakan dapat mengurangi kembung ketika sedang menstruasi," ungkap Thomas.
8. Jangan Lupa Mengonsumsi Vitamin
Thomas juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin. Vitamin E yang didapat dari alpukat atau kuning telur dapat bantu menghilangkan beberapa gejala PMS. Vitamin C dan zinc dapat menjaga kesehatan sel telur dan sistem reproduksi. Jadi tak ada alasan bagi Anda untuk tidak mengonsumsi jeruk dan strawberry.
(eya/kik)
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Kesehatan
Jaga Kesehatan Mulut Lewat Betadine Obat Kumur Mouthwash
Makanan & Minuman
Ngemil Tiap Hari Tanpa Takut Gemuk? Coba Cookies Gluten-Free Tinggi Protein Ini!
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Bumbu! Kunyit Putih Bubuk Ini Jadi Rahasia Sehat yang Lagi Dicari Banyak Orang
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
Tren Tubuh Sangat Kurus di Oscars Bikin Khawatir, Efek Ozempic Disorot
Jangan Salah Bawa Bekal! 4 Camilan Sehat yang Cocok untuk Perjalanan Mudik
Vagina Gatal Padahal Sudah Bersih? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari
9 Buah yang Bagus untuk Mengatasi Jerawat Agar Wajah Mulus Saat Lebaran
Most Popular
1
Gemas, Potret Keluarga Kecil Pangeran Mateen Ucapkan Selamat Lebaran
2
Ramalan Zodiak 22 Maret: Cancer Jangan Mudah Percaya, Virgo Tak Ada Hambatan
3
Gaya Luna Maya dan Cinta Laura Pakai Mukena Pink-Putih, Salat Ied di Kapal
4
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
5
Kenapa Keluarga Indonesia Suka Baju Lebaran Seragam? Ini Sejarahnya
MOST COMMENTED











































